KISAH BAGIR BELAJAR DI SD JUARA

JAKARTA. Kudapati seorang anak yang sedang duduk dan bercengkrama bersama temannya. Kupandangi wajahnya yang teduh kemudian dia tertawa kecil. Dia adalah Muhammad Bagir Al Bahar, biasa dipanggil dengan sebutan Bagir. Perawakannya kecil dan terlihat manja ketika itu, mungkin karena dia baru pertama masuk sekolah pada Jumat 10 Agustus 2012.

Kegiatan belajar sudah mulai efektif dan dikala itu dia belum bisa membaca, menulis, dan berhitung. “Aku gak tau” dan “aku gak bisa”, jawab Bagir kemudian ia menangis ketika disuruh untuk mengerjakan sesuatu. Wajahnya bingung dan panik ketika teman-temanya antusias belajar aktif dan selalu mengerjakan sesuatu yang kuperintahkan.

Bingung rasanya apa yang harus ku lakukan untuknya. Kucoba mencari cara untuk bisa membuatnya optimis dan selalu semangat dalam belajar. Hari demi hari kulewati untuk mengajarinya. Bagir mulai bisa membaca dan menulis walaupun masih perhuruf, dan berhitung walaupun masih penjumlahan satu angka. Semakin hari perubahan pun makin Bagir tunjukkan. Dia terlihat senang walaupun masih sedikit yang dia bisa. Semakin lama perubahannya semakin baik dalam hal membaca, menulis, dan berhitung, bahkan kata-kata yang dulu sering keluar dari mulutnya bahwa dia tidak bisa dan tidak mau sudah tidak terdengar lagi di telingaku.

Sekarang sudah memasuki semester 2, dia sudah bisa belajar aktif seperti teman-teman yang lain walaupun bimbingan masih aku berikan untuknya, motivasi dalam belajarpun semakin meningkat. Terima kasih kepada semua guru-guru SD Juara Cakung Jakarta Timur atas bimbingannya karena sudah membuat dirinya belajar dengan nyaman di kelas 1 Imam Bukhari.***

Newsroom/Fitri Meiany
Jakarta

Tags :
Konfirmasi Donasi