KUNJUNGAN KE KAMPUNG ACEH

BATAM. Sore itu (5/3), meskipun sedikit mendung dan gerimis mulai beterjunan dari awan, tak membuat kami gentar untuk menerobos lorong-lorong semak yang lumayan ramai menghiasi tanah Kp. Aceh. Sebuah kampung yang berdekatan dengan Muka Kuning salah satu komplek perindutrian terbesar di kota Batam.

Susunan rumah yang tak beraturan itu kami telusuri satu persatu untuk menemui salah seorang penghuni rumah di kampung tersebut. Berbekal data yang sudah dipersiapkan dari kantor sebelum berangkat, kami menanyakan keberadaan rumah mustahik yang bernama Ibu Siti Zaenab. Ibu Siti adalah seorang mustahik yang mengajukan beasiswa untuk anaknya yang paling tua. Ibu yang berpenghasilan Rp30.000,-/hari ini harus membanting tulang untuk mencukupi kebutuhan keluarganya sehari-hari. Ibu Siti mempunyai tanggungan 5 orang anak, bekerja dirumah makan mulai dari jam 07.00 s/d jam 12.00 siang kemudian disambung lagi dari jam 19.00 s/d 00.00 wib.

Begitulah aktivitas Ibu Siti sehari-hari setelah ditinggal oleh suaminya. Sambil menitikkan air mata beliau banyak bercerita tentang prihal kehidupannya. Tetapi akhirnya Ibu Siti  kembali tersenyum, keoptimisan tergambar dari wajahnya. Dan setelah menyurvei serta melengkapi data anak Ibu Siti, kami pun pamit pulang.

 

Newsroom/Wardianto

Batam

Tags :
Konfirmasi Donasi