[:ID]MAJELIS TAKLIM DI DESA BERDAYA: JADIKAN QURAN SOLUSI KEHIDUPAN[:en]RELIGIUS ASSEMBLY: QURAN THE SOLUTION TO LIFE’S PROBLEMS[:]

[:ID]BANTUL. Kegiatan Kajian Majelis Taklim Muslimah Ibu Bahagia, desa berdaya Tamanan Banguntapan, Bantul pada hari Rabu (24/10) berjalan dengan lancar. Meskipun kehadiran anggota belum maksimal, ibu-ibu yang hadir sangat antusias mengikuti kegiatan yang digelar rutin 2 pekan sekali ini setiap hari rabu malam.

Pada kajian ibu bahagia yang diadakan oleh Rumah Zakat, kali ini menghadirkan nara sumber ustadz Ahmad Salis, S.E dari FTQ Kota Kediri. Adapun tema kajian yang disampaikan adalah tentang Al Qur’an solusi masalah kehidupan.

Pada kesempatan tersebut, ustadz Ahmad mengajak para ibu muslimah untuk mengutamakan dan lmenjadikan Al Qur’an sebagai pedoman dan panduan hidupnya. “Dengan bekal pemahaman kepada Al Qur’an, seorang muslimah akan mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan serta tetap istiqomah dalam ber Islam”, kata ustadz Ahmad.

Kemudian setelah menyampaikan kajian seputar muslimah, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, salah satunya tentang bagaimana Al Qur’an dapat menjadi solusi kehidupan terutama untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam rumah tangga.

Fenomena tersebut banyak terjadi akibat kurangnya interaksi kita dengan Al Qur’an, jangankan untuk memahami dan mengamalkannya membacanya saja sudah sangat jarang dilakukan.

“Untuk itu Rumah Zakat, melalui Program Desa Berdaya, berkomitmen melaksanakan pogram pembinaan masyarakat, terutama kepada ibu-ibu, agar terwujud rumah tangga yang samara dan harmonis” terang Sugianto, Fasilitator Desa Berdaya.

Sugianto juga menambahkan bahwa selain dalam bentuk Kajian Majelis Taklim, pembinaan masyarakat juga dilaksanakan dalam bentuk Tahsin Al Qur’an serta Kegiatan Sholat Shubuh Berjamaah di Masjid dan Musholla setempat.

Newsroom
Dani Suhardi/ Lailatul Istikhomah[:en]BANTUL. The Study of Majelis Taklim Muslimah, Ibu Bahagia in Banguntapan empowered village, Bantul, on Wednesday (24/10) ran smoothly. Even though the attendance of the members was not maximal, the participants who attended were very enthusiastic to take part in this routine held every 2 weeks every Wednesday night.

The activity this time it was presented by resource person Ahmad Salis, S.E from Kediri FTQ. The theme of the study presented is about the Qur’an the solution to life’s problems.

On this occasion, Ustadz Ahmad invited Muslim women to prioritize and make the Qur’an a guide and guide to their lives. “With the understanding of the Qur’an, a Muslim woman will be able to face various dynamics of life and remain istiqomah in carrying out Islam”, said Ustadz Ahmad.

Then after delivering a study about Muslim women, the activity continued with a discussion and question and answer session, one of which was about how the Quran can be a solution to life, especially to solve problems in the household.

This phenomenon occurs a lot due to our lack of interaction with the Quran, let alone to understand and practice reading it very rarely.

“For this reason, Rumah Zakat, through the Desa Berdaya Program, is committed to carrying out community development programs, especially for mothers, so that they can create a harmonious and equal household,” explained Sugianto, Empowered Village Facilitator.

Sugianto also added that besides in the form of the Majelis Taklim Study, community development was also carried out in the form of the Al Qur’an Tahsin and Shubuh Prayer Activities in congregation at the local Mosque.

Newsroom

Dani Suhardi / Lailatul Istikhomah[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia