MARWAN HADID, ANAK JUARA LOLOS SELEKSI KULIAH DI AL AZHAR MESIR

RZ LDKO CilegonDEPOK. (04/11). Marwan Hadid Rabbani, dia anak pertama dari 2 bersaudara. dia telah menjadi anak binaan RZ sejak duduk dibangku sekolah dasar hingga sampai lulus SMA. Marwan sapaan akrabnya, sejak usia 4 tahun sudah di tinggalkan oleh ayahnya, sehingga hanya ibunya yang berjuang seorang diri untuk menghidupi dan membiayai sekolah saya dan adik saya yang saat ini masih duduk di kelas 12 SMK.

“Banyak hal yang saya dapat kan ketika saya menjadi anak juara binaan RZ, mulai dari serunya Kemah Juara, Outbond, diajak jalan-jalan ke kebun raya Bogor dan masih banyak lagi,” ungkap Warman.

Dirinya tidak pernah menyangka bisa di pertemukan dengan begitu banyak sahabat yang bisa memotivasinya hingga menjadi kebanggaan orang tuanya. “Alhamdulillah ketika SMP saya bisa masuk ke Pondok Pesantren Al Hasan Pondok gede. sebulan sekali saya sempat kan pulang ke Beji karena saya rindu dengan Pembinaan yang di laksanakan oleh tim RZ. karena di tempat itulah saya bisa belajar banyak hal, mulai dari indah nya persaudaraan dan silahturahim, serta melepas rindu saya kepada ibunda tercinta,” tutur Warwan.

Selepas dirinya lulus dari pondok pesantren, dia sudah bisa menghapalkan 3 juz Al-Quran. Dia lalu melanjutkan pendidikan saya ke Rumah Pendidikan Islam yang berada di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Di RPI prestasi Marwan semakin meningkat, dia selalu mendapatkan peringkat 2 ditambah hapalannya menjadi 4 juz.

Disekolah inilah, Marwan mulai membangun mimpinya. Pasalnya, dia sangat berharap untuk bisa melanjutkan pendidikannya ke tempat yang lebih tinggi. Karenanya, Marwan begitu mengasah kemampuannya agar dapat mewujudkan impiannya.

Di samping itu, dia juga mendapatkan dukungan dari guru di RPI. “Saya sangat berterima kasih kepada Syekh Ahmad Al Misri yang telah memotivasi saya untuk bisa meneruskan pendidikab ke mesir, yaitu kampus Al Azhar di Kairo Mesir. Selain itu, dukungan dari kakak mentor di RZ, ibunda serta teman-teman di wilayah binaan RZ menjadi semangat saya untuk terus berprestasi,” uajr Marwan dengan penuh haru.

Selepas dirinya lulus dari RPI, ternyata dari Indonesia tidak bisa mengirimkan mahasiswa nya ke mesir, dengan alasan kondisi keamanan yang kurang menjamin di Mesir. Dimana beberapa waktu lalu, terjadi aksi kudeta terhadap presiden Mursi, sehingga menjadi salah satu hambatan bagi Marwan. Hingga akhirnya, dirinya memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya untuk sementara di Kampus Al Qudwah Depok.

Selama masa menunggu keputusan pemerintah untuk berangkat ke Mesir, dirinya turut bergabung menjadi mentor bagi adik–adik binaan RZ di wilayah Beji. Marwan mengungkapkan, bahwa dirinya begitu senang berbagi ilmu yang bermanfaat bagi anak-anak juara.

“Alhamdulillah bulan September 2014 lalu, saya mendapatkan kabar dari Syekh Ahmad untuk mengikuti tes di kedutaan Mesir yang berada di salah satu daerah Jakarta. Dari 40 orang yang ikut tes 20 orang yang lolos termasuk saya. Ucap syukur saya sampaikan kehadirat Allah SWT karena akhirnya impian dan cita–cita saya bisa terwujud,” ujar Anak juara yang kaya prestasi ini.

Semenjak itu, dirinya dibantu oleh sang ibu untuk mengurus persiapan keberangkatan. “Berat rasanya saya meninggal kan ibu saya dan adik saya di indonesia, tapi demi cita–cita dan juga demi mengangkat derajat keluarga saya. dengan mengucapkan “ Bismillah “ akhir nya saya berangkat ke mesir bersama 9 orang lain nya,” ujar Marwan.

Marwan di terima di kampus Al Azhar Kairo dengan jurusan “Syari’ah“ atas beasiswa yang diberikan oleh Kedutaan Mesir. “Terima kasih saya ucap kan untuk Donatur RZ yang telah membiayai pendidikan saya dari SD hingga Lulus SMA, untuk Ibunda tercinta atas do’a dan suport yang tak pernah putus, untuk kakak–kakak Mentor RZ di Beji, untuk seluruh karyawan RZ khusus nya di Depok, mohon do’a nya semoga saya bisa memberikan prestasi yang terbaik,” pungkas Marwan dengan wajah penuh bahagia yang bercampur haru.***

Newsroom/Sarni
Depok

Tags :
Konfirmasi Donasi