KORNET SUPERQURBAN, ALTERNATIF PENYALURAN DAGING KURBAN

RZ LDKO CilegonJAKARTA. Sebagai negara kepulauan, Indonesia kerap menghadapi kesulitan mencapai pelosok negeri ini untuk mendistribusikan daging segar yang ketahanannya memang terbatas.

Seiring perkembangan zaman, masyarakat Indonesia kini dimudahkan dengan adanya fasilitas kurban dalam bentuk kornet. Tugas mendistribusikan pun bisa dilakukan oleh lembaga seperti RZ.

“Kami ingin daging-daging kurban ini bisa dimanfaatkan secara optimal, tidak dipaksakan habis dalam 3 hari sehingga ada yang dapat banyak, tapi justru di tempat lain tidak bisa merasakan daging kurban,” ujar CEO RZ Nur Efendi.

“Untuk menghindari kemubaziran dan bisa terjangkau di daerah lainnya, kami olah daging kurban ini menjadi kornet. Kami bisa distribusikan hingga ke perbatasan. Ini praktis, merata dan menjangkau pelosok,” tambahnya.

Menurut Effendi, harga kurban dengan kornet ini tidak jauh berbeda dengan harga kurban daging segar. Untuk tahun ini, pihaknya telah mematok kurban kambing sebesar Rp 1,9 juta, sapi ritel seharga Rp 2 juta, dan sapi utuh seharga Rp 12,8 juta.

“Harga tersebut sudah termasuk biaya proses kornetisasi dan pendistribusian,” ungkapnya.

Effendi mengklaim harga patokannya termasuk murah karena RZ telah bekerja sama dengan petani di daerah-daerah untuk beternak hewan kurban. Hal ini guna memudahkan pendistribusian sekaligus menekan biaya pemeliharaan hewan tersebut.

“Mengapa murah? Konsepnya pemberdayaan masyarakat lokal. Jadi kita tahu harga karena sudah diternak dari jauh hari dengan bantuan petani. Insya Allah kualitas pun terjaga, berat badan hewan ternak sesuai dengan harga yang kita tetapkan. Di Nusa Tenggara itu, ternak kita dilepaskan di alam bebas, jadi Insya Allah hewan-hewannya sehat,” tandasnya.***

Newsroom/dream.co.id
Jakarta

Tags :
Konfirmasi Donasi