MEMBERSIHKAN PESTISIDA DARI BUAH DAN SAYUR

Dunia pertanian masih belum bisa lepas sepenuhnya dari pestisida, so bisa dipastikan setiap buah dan sayuran yang Anda konsumsi sedikit banyak mengandung pestisida. Adanya ulat bukan jaminan sayuran Anda bebas pestisida, karena jika ulat tersebut terletak di bungkul atau di bagian dalam sayur, maka itu berarti pestisida melindungi bagian luar sayur saja.

Sementara untuk yang organik, harganya masih melambung tinggi untuk konsumsi sehari-hari. Apa ini berarti Anda harus menyerah dengan pestisida? Tidak, Anda bisa mencuci bersih buah-buahan dan sayuran agar bebas dari pestisida. Namun tidak dengan guyuran air saja tentunya.

Beberapa cairan pencuci piring menawarkan kemampuan untuk mencuci buah dan sayur juga, namun penggunaan cairan pencuci ini bisa berbahaya jika residu sabun masih tertinggal karena tidak dibilas dengan tuntas. Daripada menggunakan sabun, Anda bisa mencoba cara yang lebih aman yaitu dengan larutan cuka perbandingan 1:3 (1 bagian cuka dan 3 bagian air). Larutan cuka ampuh menghilangkan bakteri dan juga bisa menghilangkan lapisan lilin pada kulit buah. Lapisan lilin biasa digunakan untuk melindungi buah, ada yang secara alami dihasilkan oleh tanaman buah tersebut, namun ada juga yang ditambahkan oleh manusia agar buah lebih tahan lama.

Kotoran dan polusi bisa menumpuk di lapisan lilin ini sehingga sebaiknya dicuci bersih dari buah. Dikutip dari suite101, editor majalah Cooks Illustrated telah membuktikan bahwa pembersihan dengan larutan cuka ini paling efektif dibandingkan dengan sabun antibakteri, penggosokan dengan sikat halus dan juga dibandingkan dengan guyuran air saja. Cara paling praktis untuk memakai larutan cuka, buat campurannya lebih dahulu kemudian masukkan ke dalam botol semprot yang steril. Semprotkan pada permukaan buah dan sayur, kemudian bilas dengan air mengalir. Atau jika Anda memiliki banyak waktu, rendam buah dan sayur di dalam larutan cuka selama 10-20 menit untuk kemudian dibilas.

 

Sumber: www.fimadani.com

Tags :
Konfirmasi Donasi