MENGENAL CETAK BIRU ANAK JUARA DENGAN TES SIDIK JARI STIFIN

BEKASI. Rumah Zakat cabang Bekasi bekerjasama dengan PT STIFIn Fingerprint dan Harian Radar Bekasi menggelar kegiatan Konseling STIFIn dengan tema “Mengenal Cetak Biru Anak Dengan Tes Sidik Jari” yang dilaksanakan di Masjid AL Ghufron, Margahayu Bekasi Timur, Minggu (14/8).

Kegiatan ini dihadiri orangtua dan anak-anak yang berjumlah kurang lebih 112 orang, yang berasal dari Desa binaan Rumah Zakat di kecamatan Margahayu dan Mustikajaya. Acara ini juga dihadiri oleh donatur Rumah Zakat sekaligus Managing Director PT STIFIn Fingerprint maupun pemateri, Nanang Rudiyanto. Menurutnya kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya mengenal letak bakat dan kekuatan anak-anak asuh Rumah Zakat, supaya para pendidik lebih mampu mengenal karakteristik dan metode belajar yang cocok bagi setiap anak asuh. Karena setiap anak adalah unik dan tidak bisa disetarakan pola ajarnya.

Menurut pemateri hal terpenting dari tes STIFIn ini adalah setiap manusia memiliki kecerdasan tunggal, bukan kecerdasan majemuk seperti teorinya Howard Gardner. Memang disetiap kepala orang terdapat lima belahan otak yang masing-masing memiliki kecerdasan dengan proporsional tertentu. Dalam praktiknya proporsionalitas itu tidak terjadi, yang terjadi dalam keseharian justru cara kerja otak kita terpola, terprediksi, dan terotomatisasi mengikuti satu jenis kecerdasan tunggal.

Kecerdasan inilah yang menjadi sistem-operasi seseorang. Dan berkontribusi terhadap kemistri hubungan. “Setiap orang memiliki kelemahan. Pada saat yang sama setiap orang memiliki kekuatan. Tes STIFIn ini mendorong kita untuk berfokus pada kekuatan. Karena energi yang diperlukan untuk mengatasi masalah dengan energi untuk menjalankan keberhasilan sama besarnya. Maka carilah lingkungan yang bisa menumbuh kembangkan kekuatan kita. Kemudian fokus dan berinvestasilah dilingkungan itu karena kesuksesan kita sudah disiapkan disana,”ungkap pemateri.***

Newsroom/Hermansyah
Bekasi

Tags :
Konfirmasi Donasi