MERAIH KEBAHAGIAAN

Oleh: Karman

Menurut pepatah, jika mau menangkap kupu-kupu, jangan dikejar, sebab akan sulit untuk mendapat kan nya. Semakin dikejar, akan semakin jauh terbang. Alih-alih dapat menang kapnya, yang terjadi malah kita akan kecapaian.

Supaya kupu-kupu mudah ditang kap, tanamlah pohon yang beragam. Jika pohon yang beragam itu sudah berbunga dengan beragam pula, kupukupu akan datang sendiri sehingga mudah ditangkap. Tidak hanya kupukupu yang akan datang ketika pohon berbunga, kumbang dan lebah bunga pun akan singgah.

Kebahagiaan (al-falah) ibarat kupu-kupu. Semakin dikejar, akan semakin menjauh. Oleh karena itu, untuk mem perolehnya cukup dengan menanam kebajikan seperti menanam pohon yang beragam untuk menghadirkan kupu-kupu. Kebahagiaan akan hadir dan tum buh pada kehidupan yang baik (hayaatan thayyibah).

Menurut Al quran, setidaknya ada dua kebajikan yang dapat mengundang kehidupan yang baik, yaitu iman dan amal saleh. Jika iman tertanam dalam hati dan amal saleh terimplementasi dalam kehidupan, dapat dipastikan ke bahagiaan akan hadir dalam kehidupan. Hal tersebut ditegaskan Allah SWT dalam Alquran surah al-Nahl [16]: 97).

Iman dapat membangun cara pandang seseorang terhadap dunia. Orang beriman akan senantiasa melihat kehidupan dari sisi positif. Apa pun yang menimpa dirinya dipahami sebagai sesuatu yang pasti mengandung kebaikan. Oleh karena itu, ia akan bersabar ketika mendapatkan kesulitan dan bersyukur ketika mendapatkan kelapangan.

Kedua sifat baik itu menjadi sumber kebahagiaan dan kebaikan lainnya sebagaimana sabda Nabi SAW, “Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruh urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan maka ia bersyukur, karena pada kesenangan (syukur) mengandung kebaikan baginya. Jika mendapatkan kesusahan maka ia bersabar, karena pada kesulitan (sabar) ada kebaikan baginya.” (HR. Muslim).

Tidak hanya iman, amal saleh pun dapat menghadirkan kebahagiaan. Sebab, iman dan amal saleh memiliki hubungan yang erat. Iman yang kuat akan melahirkan amal saleh yang beragam. Ketika kita percaya bahwa semua yang ada pada kita adalah titipan dan milik Allah, tidak ada satu hal pun yang akan kita tahan ketika Dia menyuruh memberikannya. Artinya, iman kepada Allah akan melahirkan sifat dermawan. Sifat itu pada gilirannya akan membebaskan kita dari kekikiran. Terbebas dari sifat kikir merupakan salah satu sumber kebahagiaan sebagaimana firman Allah SWT dalam surah al-Hasyr [59]: 9). Wallahu alam.

Sumber : republika.co.id

 

Tags :
Konfirmasi Donasi