[:ID]MONITORING DAN PENGUATAN PETERNAK BINAAN RUMAH ZAKAT[:en]RUMAH ZAKAT FACILITATOR ASSIST MR ISMAIL, CHICKEN BREEDER IN PANDEGLANG[:]

[:ID]

KAB. PANDEGGLANG. (12/03) Monitoring dan pembinaan peternak binaan Rumah Zakat terus dilakukan, hal ini selain menjalin hubungan silaturahmi juga sebagai bentuk pendampingan dan penguatan kepada para penerima manfaat dalam menjalankan usaha ternaknya.

Kang Agus selaku fasilitator desa berdaya Cijuk Kec.Cadasri Kab. Pandeglang mengunjungi salah satu peternak Ayam Kampung yaitu Bapak Ismail (45 Thn). Ia merupakan ketua kelompok ternak. Dalam kesempatan itu beliau menyampaikan musim penghujan ini rentan sekali terhadap wabah penyakit, maka perlu diperhatikan kebersihan kandang, pemberian pakan yang baik serta pemberian obat yang tepat.

Ketika ada ayam yang mati maka langsung dibakar atau dikubur agar tidak menyebar virusnya. Ia juga merasa berterima kasih adanya monitoring ini, manfaatnya ia dan anggota kelompok ternak lainnya bisa bersemangat dan terus mencoba belajar untuk meningkatkan kualitas ternak yang lebih baik.

“Kami sekarang sedang menjaga sekitar 6 ekor ayam betina yang sedang menjalani program pembibitan, sekarang bobotnya sudah 2 Kg, ayam tersebut akan dijadikan indukan
dan dimanfaatkan juga telurnya untuk jadikan usaha” tuturnya.

Ini merupakan salah satu contoh program pemberdayaan peternak yang dilakukan Rumah Zakat. di 1.371 desa berdaya Rumah zakat juga melakukan pemberdayaan pendidikan,
pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan kesehatan dan pemberdayaan lingkungan.

Newsroom
Aep Muflih/ Lailatul Istikhomah[:en]KAB. PANDEGGLANG. (12/03) Monitoring and fostering of Rumah Zakat fostered farmers continue to be taken, this is in addition to establishing a relationship as well as a form of assistance and strengthening to the beneficiaries in carrying out their livestock business.

Kang Agus as a village facilitator of Cijuk village, Cadasri Kab. Pandeglang visited one of the Kampung Chicken farmers, Mr. Ismail (45 Yrs). He is the head of a cattle group. On that occasion, he said that the rainy season is very vulnerable to disease outbreaks, so it is necessary to pay attention to the cleanliness of the cage, good feeding and giving the right medicine.

When there are chickens that die, they are immediately burned or buried so as not to spread the virus. He also felt grateful for this monitoring, the benefits of which he and other members of livestock groups could be enthusiastic and keep trying to learn to improve the quality of livestock.

“We are now guarding about 6 hens who are undergoing a nursery program, now the weight is 2 kg, the chickens will be made into broods and the eggs are also used to make business, “he said.

This is one example of a farmer empowerment program conducted by Rumah Zakat. in 1,371 villages Rumah Zakat also conducts empowerment in education, economic, health and also environment.

Newsroom

Aep Muflih / Lailatul Istikhomah[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia