MUSIBAH MERAPI TAKHAMBAT PEMBINAAN PENERIMA BEASISWA CERIA YOGYAKARTA

YOGYAKARTA. Kondisi Gunug Merapi yang masih berstatus waspada hingga hari ini tak menghambat pembinaan rutin Anak Asuh penerima Beasiswa Ceria Yogyakarta. Seperti pada Ahad (14/11) yang lalu, sebanyak 27 anak asuh, 5 mentor dan 11 orang tua anak asuh PLN tampak serius mengikuti pembinaan di masjid Ash Shidiq Kompleks kantor BPKP Sewon Bantul.

Zaitun, Nonformal Education Officer Rumah Zakat Cabang Yogyakarta mengungkapkan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan 2 kali tiap bulan. Tujuan pelaksanaannya adalah untuk membentuk karakter atau akhlak penerima beasiswa Ceria. “Pembinaan anak juara dalam program beasiswa ceria ini kita laksanakan 2 kali dalam sebulan dengan harapan akan lebih efektif dalam menujang pembentukan karakter anak asuh,” pungkas Zaitun.

Lebih lanjut menurut Zaitun, dalam pembinaan pekan pertama anak jenjang Tunas dan Belia diberi materi tentang sholat. “Hal ini dilakukan untuk memberikan motivasi kepada anak untuk belajar melaksanakan sholat sejak kecil,” ujarnya. Jenjang Muda diberikan materi Hikmah Idul Adha. Jenjang Juang diberikan materi tentang 5 hal yang bisa memudahkan 5 hal di akhirat kelak. Materi parenting bertemakan “Menjadi orang tua adalah tugas besar pertama”.

Pembinaan kedua akan dilaksanakan pada hari Ahad pekan depan (21/11) di tempat dan waktu yang sama. Sejauh ini, dari laporan yang diterima Didik Agus, Integrated Community Development Head, terdapat tiga anak asuh Rumah Zakat yang menjadi korban awan panas Merapi. “Sekarang masih mengungsi di Pesantren Mahasiswi Darush Shalihat, kawasan Pogung Baru Sleman.” ujarnya.

Newsroom/Muhammad Zahron
Regional Jawa Tengah

Tags :
Konfirmasi Donasi