PELATIHAN MEMBUAT BROWNIS KUKUS BERBAHAN LABU DI DESA WONOPOLO

SEMARANG. Perkembangan zaman yang membuat gaya hidup masyarakat kini berubah, untuk masalah konsumsi makanan sehari-hari masyarakat biasanya lebih suka makanan instan dan cepat saji. Namun, kebiasaan ini kadang membawa efek buruk bagi kesehatan, karena salah satu penyebab timbulnya penyakit adalah dari makanan yang masyarakat konsumsi.

Menggentasi masalah tersebut, Rumah Zakat melalui Khanif, Fasilitator Desa Berdaya di desa Wonopolo, mengadakan pelatihan membuat makanan sehat dari bahan alami, Senin (21/08). Pelatihan ini adalah pelatihan membuat brownis kukus lapis berbahan dasar labu.

“Hanya perlu kreasi sedikit makanan murah sehat bergizi dengan mudah kita dapatkan dan di jamin higeinis bebas MSG dan bebas bahan pengawet,” ungkap Bu Puji, salah satu trainer pembuatan brownis yang di undang untuk mengisi pelatihan ini.

Ibu syifa (38), seorang ibu rumah tangga yang memiliki anak lima merasa senang di ajak bergabung dalam pelatihan ini “besok kalau ada lagi saya diundang ya,” sahutnya.

“Kedepan pelatihan seperti ini kita kembangkan di wilayah yang lain, agar masyarakat terbiasa dengan makanan alami sehat dan murah tidak tergantung dengan produk pabrikan juga untuk mengurangi budaya konsumtif ,” kata khanif saat menutup acara.

Newsroom/Kuna
Semarang

 

Tags :
Konfirmasi Donasi