[:ID]PEMBELAJARAN EFEKTIF LATIH SISWA UNTUK BERPERAN LEBIH[:en]EFFECTIVE LEARNING MADE STUDENTS TAKE DOMINATE ROLE IN CLASS[:]

[:ID]PEMBELAJARAN EFEKTIF LATIH SISWA UNTUK BERPERAN LEBIHPEKANBARU. Rabu (01/02), Siswa SMP Juara Pekanbaru Khususnya Siswa Kelas Cordoba Belajar Bahasa Indonesia Yang Mengusung Tema Teks Diskusi. Pada pertemuan ini siswa dituntut untuk melakukan pembelajaran efektif dimana siswa menjadi pemeran utama dalam belajar atau menjadi siswa yang lebih aktif dalam belajar sedangkan guru hanya berperan sebagai pendamping dan penasehat saja.

Adanya kebijakan peningkatan jaminan kualitas lulusan SLTP membawa konsekuensi di bidang pendidikan, antara lain perubahan dari model pembelajaran yang mengajarkan mata-mata pelajaran (subject matter based program) ke model pembelajaran berbasis kompetensi (competencies based program). Oleh kerana itu peran guru dalam konteks pembelajaran menuntut perubahan, antara lain : (a) peranan guru sebagai penyebar informasi semakin kecil, tetapi lebih banyak berfungsi sebagai pembimbing, penasehat, dan pendorong, (b) peserta didik adalah individu-individu yang kompleks, yang berarti bahwa mereka mempunyai perbedaan cara belajar sesuatu yang berbeda pula, (c) proses belajar mengajar llebih ditekankan pada belajar daripada mengajar.

menurut siswa bernama yuda pernanda pembelajaran efektif yang diterapkan dikelas sangat membantunya dan teman-temannya dalam belajar “Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan model pembelajaran ini kami dapat meningkatkan kemahiran kami dalam membaca dan juga mentelaah referensi yang diberikan oleh guru.

Newsroom/Lailatul Istikhomah
Pekanbaru[:en]PEMBELAJARAN EFEKTIF LATIH SISWA UNTUK BERPERAN LEBIHPEKANBARU. Wednesday (2/1), Students of SMP Juara Pekanbaru Particularly Cordoba class Learnt about Bahasa subject on Discussion Text. At this meeting the students are required to conduct effective learning where the student has a starring role in student learning or becoming more active in learning while teachers could play a role as partners and advisors only.

 

The policy of increased quality assurance junior high school graduates have consequences in the field of education, among others, the change of model of learning that teaches subject matter based program) to a competency-based learning model. Due to limited the role of the teacher in the learning context for change, among others: (a) the role of the teacher as the disseminator of information is getting smaller, but more function as mentors, advisors, and a motivator, (b) learners are complex individuals, which means that they have different ways of learning, (c) the learning process emphasis on learning rather than teaching.

 

According to student named yuda pernanda the effective learning applied in class helped him and his friends in learning “Alhamdulillah we were greatly helped by this model we can improve our proficiency in reading and also discuss references given by the teacher.

 

Newsroom/Lailatul Istikhomah
Pekanbaru[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia