[:ID]RUMAH ZAKAT BEBASKAN HUTANG BU SUGIARTI[:en]RUMAH ZAKAT HELP TO PAY OFF SUGIARTI’S DEBT[:]

[:ID]CIAMIS. Dusun Kubangpari Rt. 08 Rw. 06 Desa Ciherang, Banjarsari, Ciamis Tinggal seorang ibu yang bernama Sugiarti. Di wilayah tersebut Ibu Sugiarti (53 tahun) tinggal dengan suaminya bapak Anwar (63 tahun) yang sudah sering sakit – sakitan dan tidak bisa menafkahi keluarganya.

Sebagai gantinya, maka ibu Sugiarti harus mencari nafkahi keluarganya dengan menjadi buruh anyaman lidi dengan penghasilan rata – rata Rp. 7.000 per hari.

Ibu Sugiarti dan bapak Anwar memiliki 3 orang anak perempuan, anak sulung sudah berumah tangga dan memiliki 2 anak, tetapi dengan kondisi ekonomi terbatas. Anak kedua bekerja di kota dan penghasilan nya paspasan, hanya untuk memberi bulanan kepada ibu Sugiarti pun sangat terbatas. Sedangkan anak bungsu ibu Sugiarti masih sekolah MTs.

Dengan penghasilan tersebut sudah jelas sangat tidak cukup untuk kebutuhan sehari-harinya. Ditambah dengan kondisi suami yang sakit dan pernah masuk rumah sakit sampai 4 kali dari mulai awal tahun ini, membuat ibu Sugiarti sangat kesulitan dalam hidupnya. Dan setelahnya 4 kali masuk rumah sakit tersebut meninggalkan hutang yang lumayan besar.

Maka, melihat hal itu Fasilitator Rumah Zakat beriordinasi dengan kepala dusun kubangpari berkordinasi untuk membantu ibu Sugiarti melalui Program Ramadhan Bebas Hutang.

Pada Minggu malam (10/06) Rumah Zakat mempertemukan Ibu Sugiarti dengan tetangga dimana ia meminjam uang dan menyelesaikan hutang piutang tersebut dengan disaksikan Bapak. Kepala Dusun Kubangpari.

“Alhamdulillah, saya sangat bahagiia. Terimakasih sudah dibantu pelunasan hutang oleh Rumah Zakat. semoga Rumah zakat selalu mendapat keberkahan” ujar Ibu Sugiarti

Newsroom
Dani Suhardi / Lailatul Istikhomah[:en]CIAMIS. In Kubangpari Hamlet Rt. 08 Rw. 06 Ciherang Village, Banjarsari, Ciamis There is a mother named Sugiarti. In the area Ibu Sugiarti (53 years old) lives with her husband Mr. Anwar (63 years old) who has often been sick and cannot support his family.

Instead, Sugiarti’s mother had to earn his family’s living by being a wicker worker with an average income of Rp. 7,000 per day.

Mrs. Sugiarti and Mr. Anwar have 3 daughters, the eldest child is already married and has 2 children, but with limited economic conditions. The second child works in town and his income is also mediocre, only to give monthly to Sugiarti which is also very limited. While the youngest child of Sugiarti mother is a Junior high school students.

With that income is obviously not enough for their daily needs, coupled with the condition of a husband who was sick and had been hospitalized until 4 times from early this year, making Sugiarti’s life is very difficult and after 4 times the hospital entrance left a fairly large debt.

So, seeing that the Facilitator Rumah Zakat coordinate with the head of the sub-village of Kupangpang coordinate to help Sugiarti’s mother through the Free Debt Ramadhan Program.

On Sunday night (10/06) Rumah Zakat meets Ibu Sugiarti with the neighbor where she borrows money and settle the debt of the receivable with witnessed by Head of Dusun Kubangpari.

“Alhamdulillah, I am very happy. Thank you for assisting the payment of my debt Rumah Zakat. hopefully Rumah zakat always get blessing “said Mrs. Sugiarti[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia