[:ID]RUMAH ZAKAT BERI BANTUAN 28.000 LITER AIR BERSIH UNTUK 3 DUSUN DI SALATIGA[:en]RUMAH ZAKAT GIVES ASSISTANCE OF 28,000 LITERS OF CLEAN WATER FOR 3 VILLAGES IN SALATIGA[:]

[:ID]SALATIGA. Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat Kota Salatiga, Selasa (6/11) memberikan bantuan air bersih kepada warga Salatiga yang mengalami kekeringan selama musim
kemarau. Adapun wilayah yang mendapatkan bantuan air yaitu di Dusun Ploso, Dusun Kembang, dan Dusun Randuares. Semua lokasi berada di Kecamatan Argomulyo, Salatiga.

Dwi Pujiyanto, Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat mengatakan bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian Rumah Zakat kepada masyarakat yang terkena bencana kekeringan. Pada kesempatan itu, Rumah Zakat menyalurkan sebanyak tujuh tangki air bersih dengan total 28.000 liter yang bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Salatiga untuk pengadaan airnya.

“Distribusi air ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kekeringan air sejak beberapa bulan terakhir. Rumah Zakat memiliki program yang dinamakan “Berbagi Air Kehidupan”. Dalam kesempatan itu, kami dengan dibantu relawan yang lain yaitu Zaidun menyalurkan ke beberapa titik lokasi diantaranya Ploso dua titik, Kembang dua titik, dan Randuares empat titik,” kata Dwi Pujiyanto.

Dalam kesempatan itu, Muh. Haris, Wakil Walikota Salatiga juga membersamai distribusi air bersih yang dilakukan oleh Rumah Zakat. Ia hadir untuk meninjau dan menyapa masyarakat di wilayah Randuares, Kelurahan Kumpulrejo. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Rumah Zakat dan berbagai pihak yang membantu masyarakat Kota Salatiga yang kesulitan mendapatkan air bersih dikarenakan musim kemarau yang panjang sehingga menyebabkan air PAM mati dan sumur-sumur warga mengalami kekeringan.

“Terima kasih Rumah Zakat yang telah mendistribusikan air bagi masyarakat kami di Kota Salatiga. Beberapa tempat di Kota Salatiga mengalami kesulitan air lantaran air PAM mati karena debit air selama musim kemarau berkurang selain itu sumur-sumur warga juga mengalami kekeringan,” kata Muh. Haris.

Hal yang sama disampaikan oleh Waluyo, Ketua RW 07 Dusun Kembang, Kelurahan Randuacir mengucapkan terima kasih kepada relawan dari Rumah Zakat yang telah membantu memberikan air bersih kepada warga di Dusun Kembang. Ia menceritakan setiap hari warga selalu antre menunggu dan mengandalkan bantuan air dari orang lain. Kesulitan air yang dialami warga sudah beberapa bulan terakhir ini. Sehingga warga harus berhemat dalam penggunaan air baik untuk keperluan mandi, mencuci, minum, memasak, dan
kebutuhan yang lainnya.

“Terima kasih kepada Rumah Zakat yang telah membantu warga kami. Ya, beginilah pemandangan setiap hari. Warga kami bersama-sama mengantrekan ember atau dirigen airnya di tempat penampungan. Mereka sangat gembira manakala tangki air datang. Itu yang mereka tunggu-tunggu setiap hari,” kata Waluyo.

Newsroom
Lailatul Istikhomah[:en] SALATIGA. The Facilitator of Empowered Village in Salatiga City on Tuesday (6/11) provided clean water assistance to Salatiga residents who experienced drought during the dry season. The areas that get water assistance are in Ploso Hamlet, Kembang Hamlet, and Randuares Hamlet. All locations are in Argomulyo District, Salatiga.

Dwi Pujiyanto, Village Facilitator for Rumah Zakat said that this assistance was given as a form of concern for Rumah Zakat to communities who are experiencing drought. On that occasion, Rumah Zakat distributed seven clean water tanks totaling 28,000 liters in collaboration with the Regional Water Company (PDAM) in Salatiga City to procure water.

“This water distribution is carried out to help people who have experienced water drought since the last few months. Rumah Zakat has a program called “Sharing Water for Life”. On that occasion, we were assisted by other volunteers, namely Zaidun channeling to several location points including Ploso two points, Kembang two points, and Randuares four points, “said Dwi Pujiyanto.

On that occasion, Muh. Haris, Deputy Mayor of Salatiga also complements the clean water distribution carried out by Rumah Zakat. He is here to review and greet the community in the Randuares area, Kumpulrejo Village. He also expressed his gratitude to Rumah Zakat and various parties who helped the people in Salatiga who have difficulty getting clean water due to the long dry season, which causes PAM water to die and residents’ wells to experience drought.

“Thank you Rumah Zakat for distributing water to our community in Salatiga City, Several places in Salatiga City experienced water difficulties because PAM water was dead because the water debit during the dry season is reduced, besides the residents’ wells also experience drought, “said Muh. Haris.

The same thing was conveyed by Waluyo, Chair of RW 07 Kembang Hamlet, Randuacir Village, thanking volunteers from Rumah Zakat who have helped provide clean water to residents in Kembang Hamlet. He said that every day people always queued up waiting and relied on water assistance from others. Water difficulty has been experienced by residents for the past few months, so that people have to save money in using water both for bathing, washing, drinking, cooking, and other needs.

“Thank you to Rumah Zakat for helping our citizens. Yes, this is the scene every day. Our residents together haul buckets or water conductors in a shelter. They were very happy when the water tank came. That’s what they are waiting for every day, “said Waluyo.

Newsroom[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia