[:ID]RUMAH ZAKAT GULIRKAN PROGRAM MANDIRI MUALAF TERBINA DESA BERDAYA[:en]RUMAH ZAKAT LAUNCHED MANDIRI MUALAF PROGRAM IN EMPOWERED VILLAGE[:]

[:ID]RUMAH ZAKAT GULIRKAN PROGRAM MANDIRI MUALAF TERBINA DESA BERDAYAMENTAWAI. Selasa, (16/05) Rumah Zakat gulirkan program Mandiri Mualaf Terbina Desa Berdaya Sikakap Kepulauan Mentawai. Kali ini berkunjung ke rumah Ibu Heltina sekaligus menyerahkan bantuan bahan baku untuk keberlangsungan usaha kue ibu Heltina.

Heltina tinggal di Sikakap bersama kedua anaknya yang masih sekolah, sedangkan suaminya sudah lama tidak pulang ke rumah. Meskipun begitu, ia tetap istiqomah dalam mengikuti taklim dan mengamalkan ajaran agama.  Heltina adalah seorang mualaf yang rutin mengikuti taklim binaan RI yang diadakan setiap Sabtu sore di sekretariat Majelis taklim Masjid Raya Alfuran Sikakap.

Usaha yang ia tekuni adalah dibidang kuliner, yaitu kue keong. Usaha ibu Heltina sudah cukup lama dia tekuni, namun tidak setiap hari ia produksi, karena keterbatasan modal dan pesanan dari pelanggan.

Kunjungan RI Rumah zakat yang ke-3 ini memberikan bantuan bahan baku, berupa tepung,  kacang, minyak dan gula yang berjumlah Rp. 500.000. Dengan adanya bantuan tersebut, semoga bisa membantu usaha Heltina untuk meningkatkan perekonomiannya.

“Saya sangat berterimakasih kepada Rumah Zakat yang sudah memberikan bantuan bahan baku untuk membuat kue. Semoga usaha saya berjalan lebih baik lagi dan pendapatannya bisa meningkat.” ujar Heltina.

Newsroom/Dian Ekawati

Mentawai [:en]RUMAH ZAKAT GULIRKAN PROGRAM MANDIRI MUALAF TERBINA DESA BERDAYAMENTAWAI. Tuesday, (16/05) Rumah Zakat launched Empowered Mandiri Mualaf in Desa Berdaya, Sikakap, Kepulawan Mentawai. This time Rumah Zakat visited the house of Heltina as well as delivering business assistance for Heltina’s cake.

Heltina lives in Sikakap with her two children who are still in school, while her husband has not been home for a long time. Even so, he still follow Majlis taklim and practice religious teachings. Heltina is a convert who regularly follow taklim counseled RI held every Saturday afternoon in the secretariat of Majlis Taklim Masjid Raya Alfuran Sikakap.

The business that he’s been run is the field of culinary, namely snail cakes. Heltina’s business has long enough running, but not every day she do her production, due to limited capital and orders from customers.

Rumah Zakat for three times provides materials for her business, in the form of flour, beans, oil and sugar amounting to Rp. 500,000. Hopefully this assistance will help Heltina to increase her profit income.

“I am very grateful to Rumah Zakat who has provided materials for making cakes. Hopefully my business runs better and the income can increase, “Heltina said.

Newsroom / Dian Ekawati
Mentawai[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia