[:ID]RUMAH ZAKAT HADIRI PERTEMUAN BERTAJUK SINERGI SELAMATKAN GIZI GENERASI ASMAT[:en]RUMAH ZAKAT ATTEND THE MEETING ‘SYNERGY SAVE NUTRITION OF ASMAT GENERATION’ [:]

[:ID]JAKARTA, Selasa (15/5) Rumah Zakat mendapatkan undangan dari Persatuan Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) untuk menghadiri pertemuan yang bertajuk Sinergi Selamatkan Gizi Generasi Asmat.

“Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari bentuk kepedulian kita terhadap permasalahan yang dihadapi Asmat,” ujar Nurmansyah yang mewakili Rumah Zakat dalam pertemuan tersebut.

Sejak boomingnya Asmat di akhir tahun 2017 lalu, Rumah Zakat sudah empat kali mengirimkan bantuan baik dalam bentuk pangan, layanan dan penyuluhan medis, bantuan sembako, bantuan nutrisi serta filter air minum.Pertemuan yang diselenggarakan di kantor PB IDI jalan GS SY Ratulangi no 29, Jakarta Pusat ini dihadiri juga oleh lembaga –
lembaga kemanusiaan lainnya dan tidak tinggal juga kehadiran dari pemerintah yang dalam hal ini dihadiri oleh kementerian terkait serta TNI dan POLRI.

Dalam pertemuan ini Tujuan dari pertemuan ini adalah membahas tindak lanjut yang bisa disinergikan antara Pemerintah dengan stakeholder yang ada, yaitu lembaga-lembaga kemanusiaan lainnya.

“Yang terjadi di Asmat sudah cukup kompleks, tak lagi bicara tentang gizi buruk dan campak. Oleh karena itu, sinergi untuk penanganan Asmat ini sangatlah dibutuhkan untuk kesatuan NKRI,” tambah Nurman.

Pada Akhir pertemuan Rumah Zakat serta lembaga – lembaga kemanusiaan, pemerintah, TNI, POLRI serta Stake Holder terkait menandatangani komitmen bersama untuk membantu Asmat.

Newsroom
Yadi / Lailatul Istikhomah

 [:en]JAKARTA. Tuesday (15/5) Rumah Zakat received an invitation from the Association of Indonesian Doctors Association (PB IDI) to attend a meeting entitled Synergy Save the Nutrition Asmat Generation.

“This meeting is a follow-up of our concern for the problems faced by Asmat,” said Nurmansyah representing Rumah Zakat in the meeting.

Since the boom of Asmat at the end of 2017, Rumah Zakat has been sending aid four times in the form of food, medical services and counseling, food aid, nutritional support and drinking water filter. The meeting held at PB IDI office GS SY Ratulangi no 29, Central Jakarta was attended also by humanitarian institutions agencies and the government which in this case was attended by the relevant ministries and TNI and POLRI.

The purpose of this meeting is to discuss the follow-up that can be synergized between the Government and the existing stakeholders, ie other humanitarian institutions.

“What is happening in Asmat is quite complex, no longer talking about malnutrition and measles. Therefore, the synergy for handling Asmat is very necessary for the unity of the Nation,” added Nurman.

At the end of the meeting of Rumah Zakat as well as humanitarian agencies, the government, TNI, POLRI and related Stake Holder signed a joint commitment to assist Asmat.

Newsroom

Yadi / Lailatul Istikhomah[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia