RZ SALURKAN BANTUAN UNTUK NENEK LIS YANG HIDUP SEBATANG KARARZ DISTRIBUTED AID TO NENEK LIS WHO LIVES ALONE

ACRZ SALURKAN BANTUAN UNTUK NENEK LIS YANG HIDUP SEBATANG KARAEH. (05/05) Kondisi masyarakat Indonesia di pedalaman sangatlah memprihatinkan. Masih terdapat banyak para orang tua yang lanjut usia tinggal di gubuk yang sudah tidak diperhatikan lagi. Contohnya saja Nenek Lis, begitu panggilan akrabnya.

Nenek Lis tinggal di desa Tengkuyah kecamatan Woyla, Aceh Besar. Sekarang ini beliau menginjak usia 80 tahun, dan yang paling menyedihkan adalah Nenek Lis hanya hidup sebatang kara. Beliau sudah tidak bisa bekerja apa-apa diakibatkan kondisi mata, pendengaran dan badannya sudah menurun, dan juga tidak ada keluarga yang menemaninya. Beliau hanya ditemani oleh teman sebayanya yang usianya juga telah lanjut.

Pada Saat Relawan RZ menemui Nenek Lis di kediamannya, dengan maksud memberikan bantuan berupa pakaian dan kebutuhan pokok, beliau menangis haru saking bahagianya.

“Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih kepada RZ dan donaturnya.” Ucap Nenek Lis.

“Terlihat jelas, tubuh nenek Lis sudah lemas, jalannya pun pelan dan tertatih-tatih. Tidak banyak perkakas rumah yang ditemui. Hanya beberapa alat dapur dan kayu bakar. Untuk tidur, hanya terdapat alas kain usang. Tidak ada penerangan listrik,” Tutur Zulfan, Relawan RZ pada saat menyalurkan bantuan.

Newsroom/Abdurrohim
AcehRZ SALURKAN BANTUAN UNTUK NENEK LIS YANG HIDUP SEBATANG KARA ACEH. (05/05) Condition of Indonesian people in inland is alarming. There are still many elderly who lives in huts that are no longer considered, for example Nenek Lis.

Nenek Lis lived in Tengkuyah village Woyla district, Aceh Besar. Now she is 80 years, and sadly nenek Lis just live alone. She could not work due to eyes condition, and his hearing has weaken, and also no family to accompany her. She is only accompanied by his age peers who also an elderly.

When RZ Volunteers met with nenek Lis, with the intention of providing assistance in the form of clothing and basic necessities, she shed happy tears.

“Alhamdulillah I thank RZ and donator” Said nenek Lis.

“It shows clearly, nenek Lis has been weak, she walks slowly and limped. She dont have many home appliance, only a few kitchen tools and firewood. There is only a rag mats for sleeping. There is no electric lighting, “Said Zulfan, RZ Volunteer when delivering aid.

Newsroom / Abdurrohim
Aceh

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia