[:ID]SEMPAT BERHENTI BERJUALAN, BU NUR KINI BISA BERJUALAN LAGI[:en]STOP SELLING TEMPORARY, NUR CAN START SELLING AGAIN RIGHT NOW [:]

[:ID]TEGAL. Desa Banjaranyar rata-rata berprofesi sebagai petani, sebagiannya lagi berprofesi sebagai pedagang. Di hampir sepanjang jalan di pusat Desa Banjaranyar, mulai ba’dha ashar para pedagang sudah sibuk bersiap-siap membuka lapak untuk menjajakkan jualannya kepada para pembeli. Tak terkecuali Ibu Nur.

Di sore hari, Selasa (26/12) saat Fasilitator Rumah Zakat menyambangi lapaknya, beliau tengah sibuk beres-beres lapak untuk segera dibuka. Ada rona bahagia saat kami mulai ngobrol sambil menikmati angin sore berteman santapan mie ayam khas Tegal.

“Alhamdulillah setelah dapat pinjaman modal dari Rumah Zakat, saya segera perbaiki gerobak dan tenda ini mbak. Alhasil, hari ini saya bisa berjualan kembali” tutur Bu Nur seraya tersenyum

Beberapa waktu lalu angin kencang yang merusak tenda beserta gerobak milik Bu Nur. Karena tidak adanya modal untuk memperbaiki, dengan terpaksa beliau berhenti menjual mie ayam dan menganggur tidak bekerja. Namun, setelah ada warga yang menyampaikan kndisi beliau ke Rumah Zakat, beberapa hari yang lalu beliau pun segera mendapatkan pinjaman modal dari Rumah Zakat sehingga akhirnya hari ini beliau bisa berjualan kembali.

“Terima kasih ya mbak, sudah membantu saya” sambung Bu Nur berterima kasih.

Newsroom/Kuna
Tegal

 [:en] 

TEGAL. Banjaranyar village is an average farmer, some of whom work as traders. Almost along the road in the center of the village of Banjaranyar, the traders are busy preparing to open a stall for selling to the buyers. No exception for Nur.

In the afternoon, Tuesday (26/12) when the Facilitator Rumah Zakat visited his stall, she was busy cleaning up the stalls to be opened soon. There was a happy hue as we started chatting while enjoying the afternoon breeze with the typical Tegal chicken noodle.

“Alhamdulillah after being able to borrow capital from Rumah Zakat, I immediately repair the cart and tent this. As a result, today I can sell again” said Nur while smiling

Some time ago a strong wind that destroyed the tent along with carts owned by Nur. Due to the absence of capital to repair, he was forced to stop selling chicken noodles and unemployed. However, after a citizen who conveyed her opinion to Rumah Zakat, a few days ago she immediately got a loan from the Rumah Zakat so that today she can sell again.

“Thank you, you have helped me” continued Nur.

Newsroom / Kuna
Tegal[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia