SISWA JUARA BELAJAR MENYERU KEBAIKAN

SEMARANG. Hampir setahun terakhir ini ada pembiasaan yang diterapkan sekolah setiap selesai sholat duhur berjamaah. Yaitu pembiasaan pembacaan shiroh nabi dan sahabat oleh siswa putra kelas III dan kelas IV. Meski pekan ini mereka sedang Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) namun pembiasaan tersebut tetap dilaksanakan sehingga siswa dipulangkan setelah duhur.

Awalnya sekolah memprogramkan siswa menyampaikan kultum seperti tausyiah atau khotbah-khotbah para kiayi atau ustadz. Namun karena keterbatasan siswa dalam materi dan pengalaman akhirnya untuk sementara sekolah menurunkan target dari menyampaikan kultum menjadi membacakan shiroh.

Sekolah sangat memahami untuk menanamkan kebiasaan baik dibutuhkan tahapan yang butuh waktu lama. Siswa butuh waktu agak lama untuk belajar sedangkan sekolah diuji untuk bersabar mengikuti pola perkembangan siswa tersebut. Sehingga sebenarnya antara siswa dan sekolah (guru dan manajemen) sama-sama sedang belajar.***

Newsroom/Joko Kristiyanto
Semarang

Tags :
Konfirmasi Donasi