SISWA JUARA GELAR SPIRITUAL ENTREPRENEURSHIP

SURABAYA. Dentuman suara sirine mengawali pembukaan market day di SD Juara Surabaya, Jumat (20/12).  Event ini agaknya berbeda dengan sebelumnya, tidak terlihat transaksi keuangan di meja penjual. Kali ini konsep foodcort atau pujasera yang  ingin kami kenalkan ke anak-anak.  Setiap pembeli yang ingin berbelanja di stand tersebut,  akan mendapatkan struk/nota yang harus diisi dan uangnya dibayarkan di tempat kasir. Setelah mendapatkan tanda tangan petugas kasir, pembeli bisa menukarkan struk pembayaran dengan barang yang akan dibeli.

Tema market day tahun ini adalah Spiritual Enterprenership dengan strategi yang kreatif dan inovatif.  Anak-anak yang belajar menjadi seorang entrepreneur, diarahkan untuk gemar bersedekah/berinfak dari omset yang sudah mereka dapatkan. Ada yang berinfak 2,5% – 15 % dari hasil penjualan untuk diinfakkan, agar kedepannya mereka senantiasa ingat untuk bersedekah.

Spirit yang juga muncul di episode ini tentang seorang anak yang bernama Bayu, kelas II. Dia bersemangat untuk berjualan, ibunya meninggal 2 tahun yang lalu, dan sekarang tinggal bersama kakek dan neneknya disebuah rumah susun.  Namun dia cukup kreatif, dia tahu tidak mungkin membuat makanan/kue, dia membeli snack makanan ringan, kemudian dia jual lagi ke teman-temannya.

Anak-anak kami memang cerdas, mereka memiliki strategi pemasaran yang kreatif , makanan yang dijual tiap hari berbeda-beda, karena mereka tahu teman-temannya akan bosan jika selama 3 hari diperlihatkan produk yang sama. Pada hari terakhir ada beberapa stand yang tutup/mengundurkan diri, namun hal ini dijadikan strategi pula bagi para penjual untuk menambah jumlah barangnya dan menambah varietasnya,  jadi permintaan akan barang masih bisa tetap terpenuhi.  Strategi lainnya mereka mempromosikan, berbelanja sekaligus berinfak.***

Newsroom/Darwati
Surabaya

Tags :
Konfirmasi Donasi