SUPERQURBAN, SOLUSI PANGAN UNTUK PENGUNGSI GEMPA LOMBOK

LOMBOK. Frekuensi gempa bumi yang cukup tinggi di Lombok, Nusa Tenggara Barat sejak 29 Juli hingga 20 Agustus 2018 membuat ribuan warga terpaksa harus mengungsi dan meninggalkan tempat tinggal mereka.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 543 kali gempa susulan terjadi sejak 29 Juli 2018 dengan kekuatan 4.0 hingga 7.0 SR.

Tak hanya membuat ribuan orang mengungsi, gempa yang terus terjadi telah menyebabkan 483 orang meninggal, 1.353 terluka dan 38.065 rumah rusak berat.

Jumlah pengungsi yang cukup besar dan tersebar, membuat Rumah Zakat segera merespon kondisi dengan mengirimkan 41 relawan bersama bantuan logistik.

“Dalam kondisi tanggap darurat seperti ini, bantuan utama yang dibutuhkan warga adalah fasilitas shelter dan pasokan makanan. Karenanya bantuan shelter dan bahan makanan menjadi fokus utama kami,” ungkap CEO Rumah Zakat, Nur Efendi.

“Karenanya kami segera mengirimkan 10.450 kornet Superqurban untuk memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi,” tambah Nur.

Kornet Superqurban yang praktis dan siap saji menjadikannya menu istimewa di pengungsian, karena tidak sulit untuk mengolahnya.

“Di saat seperti ini (darurat bencana), kita memang membutuhkan yang praktis. Dan Superqurban ini sangat cocok untuk kondisi di pengungsian,” tutur Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar SH. MH.

Selain bantuan makanan, Rumah Zakat juga mengirimkan tim medis, tim psikososial, ambulance, mobil evakuasi hingga mendirikan masjid darurat, dapur umum, shelter dan sekolah darurat.

“Saat ini, kami telah memiliki 31 pos pelayanan yang tersebar di Lombok Timur, Lombok Utara dan Mataram,” ujar Nur.

“Kami juga memiliki pos layanan yang terintegrasi dimana dalam satu kawasan terdapat pos pengungsi, dapur umum, klinik darurat, masjid darurat, sekolah darurat dan MCK. Sehingga semua kebutuhan dasar pengungsi dapat dipenuhi di satu kawasan,” jelasnya.

REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI PASCA GEMPA

Setelah masa tanggap darurat bencana selesai, maka tugas berat berikutnya menanti semua pihak agar warga terdampak dapat segera mendapatkan kehidupan normalnya. Karenanya Rumah Zakat telah merancang program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa Lombok.

“Untuk tahap ini, kami fokus dalam 6 program, yaitu pembangunan shelter, sekolah darurat, masjid, layanan kesehatan dan penyediaan armada kesehatan, pemberian dan pendampingan modal usaha untuk warga terdampak gempa dan penyediaan food aid,” terang Nur.

“Kami berencana akan kembali mengirimkan 50.000 paket Superqurban dan 50.000 paket siaga pangan ke Lombok,” tambahnya.

Newsroom

Ria Arianti

Tags :
Konfirmasi Donasi