SURYA, ANAK JUARA RZ PENCARI BATU KALI

YOSURYA ANAK JUARA RZ PENCARI BATU KALIGYAKARTA. Surya Dwi Wijayanto, dengan panggilan akrab Surya merupakan remaja kelahiran Lahat 26 Maret 2001 ini merupakan anak juara di ICD Kalibawang Kulon Progo DIY. Putra kedua dari pasangan Almarhum Suparno dan Saminem ini kini duduk dibangku kelas 9. Nama Surya, diberikan oleh kedua orang tuanya dengan harapan akan menjadi cahaya bagi kehidupan orang tua dan orang-orang di sekelilingnya yang merupakan Harapan setelah putra pertamanya dipanggil Allah saat masih bayi. Masa kanak-kanaknya dihabiskannya di tanah perantauan bersama kedua orang tuanya yang bekerja sebagai buruh kebun teh di Lahat Sumatera Selatan. Hingga sang ayah akhirnya meninggal akibat penyakit tulang yang dideritanya.

Sang ibu akhirnya memutuskan untuk pulang ke kampung halaman bersama Surya kecil. Bekerja sebagai buruh tani ia lakukan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari juga untuk memenuhi kebutuhan pendidikan karena saat itu Surya telah menginjak usia sekolah.

Meski berat sang ibu terus bekerja keras untuk masa depan putra semata wayangnya. Hingga Allah mengujinya dengan penyakit stroke. Sungguh ujian yang tak terduga. Dan sejak saat itu ibu tak lagi bisa bekerja. Sang nenek yang tinggal bersamanya pun tak mampu membantu kehidupan anak cucunya karena usia yang telah senja. Saat hampir putus asa pertolongan Allah pun datang melalui seorang tetangga yang memberikan informasi tentang beasiswa dari RZ. Tetangga ini pula yang membantu mengurus kelengkapan syarat sebagai anak juara.

Alhamdulillah setelah mendapatkan beasiswa dari RZ, asa yang hampir hilang pun kembali bercahaya. Surya yang saat itu duduk di kelas 5 SD semakin rajin sekolah. Jika sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan sekolah harus menunggu sang ibu mengumpulkan uang berbulan-bulan, dengan beasiswa dari RZ ia dapat membeli seragam yang layak, sepatu dan tas baru, juga buku-buku penunjang pelajaran. Bahkan Surya juga menyisihkan sedikit untuk ditabung.

Nilai raportnya pun selalu meningkat. Meski tak dapat rangking 1, nilai rata-ratanya selalu di atas angka 8. Surya rajin mengikuti pembinaan yang diadakan di ICD setiap 2 pekan sekali. Dengan bimbingan para mentor Surya tumbuh menjadi anak yang sholih. Jika sebelumnya sholat masih bolong-bolong, sejak menjadi anak juara Surya sholatnya lebih tertib, bahkan kini sudah full 5 waktu sehari. Kemajuan ini berkat bantuan lembar mutaba`ah sholat yang wajjib diisi oleh setiap anak juara sebagai kontrol dalam menjalankan sholat wajib. Hafalannya pun bertambah, meski ia mengaku sulit untuk menghafal.

Surya yang pendiam dan pemalu pun kini menjadi lebih percaya diri. Dalam kegiatan pembinaan Surya tak lagi malu berbicara dan menyampaikan pendapat. Bahkan kini Surya juga turut membantu mengajar TPA 3x seminggu di masjid kampungnya. Ia termotivasi dari mentor yang selalu mengingatkan agar setiap anak juara setelah mengikuti pembinaan di RZ menjadi penebar kebaikan di lingkungan sekitarnya.

Meski telah mendapat beasiswa dari RZ, Surya yang ingin menjadi PNS ini tidak menjadi terlena. Ia turut bekerja membantu ibunya yang sudah berangsur pulih, meski sebelah tangan dan kakinya menjadi cacat. Surya membantu sang ibu yang beralih menjadi pencari batu kali, karena tak lagi bisa mengerjakan pekerjaan di sawah yang membutuhkan kecepatan dan keterampilan tangan. Sedikit demi sedikit batu dari sungai yang berjarak 500 meter dari rumahnya dikumpulkan. Bila ada tetangga yang membutuhkan batu-batu itu dijual. Uangnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bagi Surya mengerjakan pekerjaan rumah adalah hal biasa. Hal itu ia lakukan sebagai baktinya pada sang ibu.

Sedikit demi sedikit uang hasil menjual batu dan mengajar TPA ia sisihkan. Hingga akhirnya ia dapat membeli motor bekas seharga 4 juta. Surya sangat ingin punya motor. Dengan motor itu ia dapat mengantarkan ibunya jika akan pergi. Tak tega rasanya melihat ibunya berjalan dengan susah payah. Selain itu juga untuk memudahkan transportasi karena untuk tempat-tempat yang jauh tak mungkin lagi dijangkau dengan sepeda. Rencananya motor itu juga akan digunakannya untuk sekolah di SMK jurusan otomotif yang menjadi impiannya. Maklum transportasi di desa tak semudah di kota.

Banyak manfaat yang telah Surya dapatkan sejak ia bergabung menjadi anak juara RZ. Tak hanya beasiswa yang ia dapatkan namun juga berbagai fasilitas dan kesempatan melakukan berbagai kegiatan menarik dan bermanfaat. Mulai dari paket makanan sehat dan bergizi, paket sekolah dan alat tulis, bingkisan lebaran, outbond, field trip ke industri kecil, wisata, dan lain-lain. Bahkan yang paling membahagiakan saat mendapat kesempatan berwisata ke kebun binatang gembira loka yang diselenggarakan oleh RZ pada bulan muharram yang lalu. Bagi Surya ini kali pertamanya ia berwisata ke kebun binatang. “Terima kasih ya Allah, terima kasih ibu, terima kasih RZ”, tutur Surya.

Newsroom/Hikmah Fikria Hanif

Yogyakarta 

Tags :
Konfirmasi Donasi