SYAWALAN SD JUARA: DARI KUDAPAN TRADISIONAL HINGGA SUARA EMAS MUTIA

YOGYAKARTA. Pada Sabtu (15/07)kecerian para warga Girimulyo, kecamatan Kulon Progo, kota DIY mewarnai acara Syawalan yang diselenggarakan oleh Relawan inspirasi Kricak Rumah Zakat. Kegiatan Syawalan ini berbeda karena seluruh makanannya berbahan dasar singkong. “Saya cemplon! Saya sawut! Saya tambah lapis bu! Saya kolaknya dua bu, mau buat anak yang satunya”, demikianlah ramainya warga saat makanan mulai disajikan.

Makanan-makanan tersebut terbuat dari singkong yang ditanam oleh para ibu-ibu Penerima Manfaat (PM) Rumah Zakat, yang kemudian diolah menjadi beraneka macam makanan yang menarik dan lezat. Tidak kurang dari 13 macam aneka makanan berbahan singkong ini disajikan di meja yang telah disediakan oleh panitia. Diantara macam anekanya adalah lapis singkong, tela-tela, lemet, kolak, cemplon, serawut, dan yang lainnya.

Makanan berbahan singkong ini sangat disukai peserta Syawalan, bahkan ada pula yang membawa pulang ke rumah usai acara hingga makananan ludes tak tersisa.
“Harapannya makanan berbahan singkong ini akan dilombakan antar PM waktu Agustusan mendatang supaya lebih mengeratkan hubungan antar PM Kricak kota Jogja.” Kata Relawan Inspirasi.

Selain itu, Syawalan kali ini semakin seru dengan dihibur suara emas Mutia, siswa SD Juara Yogjakarta. Ia menyanyikan dua buah lagu dalam kesempatan tersebut: lagu Tak akan berpaling dari-Mu dari Rossa dan Sepenggal Firdaus karya bu Budi, kepala sekolah SD Juara Yogjakarta. Para peserta pun turut antusias menyanyikan lagu terseut bersama Mutia, dan tak sedikit pula yang mengabadikan momen tersebut dengan kamera handphone-nya.

 

Newsroom/Arif
Yogyakarta

Tags :
Konfirmasi Donasi