TEKAD BESAR SANG PEMBUAT LONTONG BEBAS DARI RIBA

BATANG. Sabtu (19/08), Mustofiyah, Fasilitator Desa Berdaya di Desa Berdaya Kalangsono, Banyuputih, Batang mengunjungi rumah Nenek Pariyah, pembuat lontong di desa binaan Rumah Zakat. Kunjungan kali ini untuk melihat aktifitas para binaan Rumah Zakat di desa Berdaya.

Ketika ditemui di rumahnya, Nenek pariyah (67th) ini sedang sibuk menata daun pisang untuk membuat lontong bersama putrinya Musrikah. “Setiap pagi begini mbak kerjaan saya” ungkap Nenek Pariyah dengan tawanya.

Awalnya usaha lontong yang digelutinya ini berjalan lancar saja, namun sejak mulai berhutang pada koperasi harian yang bunganya mencekik ekonomi Nenek Pariyah sekeluarga mulai goyah. Saat ini keluarga harus berkerja keras melunasi bunganya.” Kerja kayak gak ada hasilnya Mbak, uang hasil jualan hanya untuk bayar cicilan saja, capek mbak begini terus” ungkap Nenek Pariyah.

Sampai ketika ada dana bantuan modal usaha tanpa riba dari Rumah Zakat dan diberi pemahaman bahwa riba itu dosa maka Nenek Pariyah bertekad untuk melunasi hutang-hutangnya tersebut. “Alhamdullilah sejak ada dana simpan pinjam tanpa riba ini perlahan hutang riba saya lunas bahkan masih ada sisa buat nabung. Ternyata sedekah memang berkah,” ungkap Nenek Pariyah dengan senyum sumringah.

Newsroom/Kuna
Batang

 

Tags :
Konfirmasi Donasi