TPA BERTAKJIL, SOLUSI JITU HIDUPAKN TPA DI DESA BERDAYA PANCAREJO

YOGYAKARTA. Dalam rangka meningkatkan semangat anak-anak untuk menghadiri kegiatan TPA, fasilitator desa berdaya Rumah Zakat untuk desa Pacarejo, kecamatan Semanu, Gunung Kidul, Yogyakarta menggelar “TPA Bertakjil”. Kegiatan tersebut sudah berjalan selama dua bulan TPA di Masjid Nurrohiim Dusun Jetis Kulon, Desa Pacarejo. Kegiatan ini memberikan takjil gratis bagi anak-anak TPA.

“Strategi pemberian takjil dipilih mengingat setelah bulan Ramadhan kegiatan TPA sangat sulit dilaksanakan. Artinya TPA hanya ada saat bulan puasa. Nah, sekarang dengan TPA bertakjil, sudah dua bulan berjalan santri yang hadir rata-rata 60 anak.” Terang Ratno Sungkowo selaku fasilitator desa berdaya Rumah Zakat untuk desa Pacarejo saat ditemui pada (05/10).

TPA bertakjil di Desa Pacarejo dilaksanakan setiap hari Senin dan Kamis dimulai pukul 16.30 WIB ditutup dengan sholat maghrib berjamaah. Takjil diberikan 10 menit menjelang adzan maghrib dikumandangkan.

Jenis takjil berupa jajanan pasar yang harganya berkisar Rp500 dan selalu berganti. Pembelian takjil menggunakan dana infak santri yang diberikan santri secara sukarela setiap pelaksanaan TPA. Ide pemberian infak santri sukarela muncul dari orangtua santri saat dibentuk majelis taklim orang tua santri Kamis (21/10) di Masjid Nurrohiim.

Dalam menjalankan kegiatan TPA bertakjil fasilitator desa berdaya Rumah Zakat bersinergi dengan lima ustadzah sekitar Masjid Nurrohiim yaitu Ibu Evi, Lina, Surat, Rini, dan Sari. Kelima ustadzah membimbing 10 santri tingkat PAUD-TK sampai SD. Sedangkan untuk remaja SMP& SMA dibina oleh fasilitator desa berdaya Rumah Zakat.

KegiatanTPA bertakjil di Masjid Nurrohiim juga berdampak pada sholat maghrib berjamaah yang semakin ramai.Setiap ada kegiatan TPA,jumlah barisan/shof sholat berjamaah mencapai 7 shaf seperti saat bulan Ramadhan. Semoga TPA bertakjil ini dapat terus dijalankan sepanjang masa sehingga dapat menjadi wadah kegiatan pendidikan Alquran dan pembinaan akhlaq bagi anak dan remaja di desa berdaya.

 

 

Newsroom/Dani Suhardi
Yogyakarta

 

Tags :
Konfirmasi Donasi