URBAN FARMING MENJADI KEGIATAN IBU – IBU DI MANGSANG

BATAM. Di Mangsang, Batam sejak 2015 Rumah Zakat juga menginisiasi program urban farming, ini juga dilakukan sebagai upaya pemberdayaan dalam bidang lingkungan. Berbagai metode urban farming dilakukan mulai dari media hidroponik, ada pula yang masih bercocok tanam dengan media tanah.

Ketua program hidroponik, Abdul Rasyid menyatakan bahwa setiap tiga bulan sekali, mereka melakukan panen sayuran. Hasil panen seperti kangkung sawi, selada, dan lain sebagainya dijual kepada warga sekitar dengan harga bersaing.

“Hal positif dari program ini, selain membuat para ibu rumah tangga jadi lebih produktif adalah, tersambungnya ukhuwah di antara mereka. Dulu kegiatan mereka paling hanya arisan dan bergosip. Setelah ada urban farming, mereka jadi punya kegiatan yang positif baik bagi diri sendiri, keluarga, dan juga lingkungan,” kata Abdul Rasyid.

Namun diakui oleh Abdul Rasyid bahwa akhir-akhir ini antusiasme para ibu terasa semakin berkurang. Oleh karena itulah, pria yang juga tokoh masyarakat setempat ini berinisiatif mengajak para remaja di sana untuk ikut aktif dalam berkebun ini.

“Nanti kalau anak-anak mereka aktif ikut urban farming, otomatis ibu-ibunya juga jadi kembali bersemangat. Biasanya begitu,” ungkapnya.

Newsroom / Sri Agustina

Batam

Tags :
Konfirmasi Donasi