VITAMIN UNTUK ANAK SUSAH MAKAN

Apakah Anda sering memberikan vitamin atau suplemen untuk anak-anak? Entah karena khawatir asupan gizi mereka tidak cukup, atau karena anak susah makan sehingga berharap nafsu makan anak dapat bertambah?

Waspadalah, karena beberapa pakar menyatakan vitamin untuk anak ternyata tidak diperlukan.

Kepala Unit Kesehatan Anak dari Royal Australian College, Professor Sue Moloney mengatakan anak-anak yang tidak sepenuhnya makan makanan bergizi seringkali diberikan vitamin oleh orang tuanya yang berpikir itu tindakan yang benar.

Padahal menurut Moloney, konsumsi vitamin berdosis tinggi bisa memicu gangguan kesehatan dan terkadang sampai harus dilarikan ke rumah sakit.

Sejumlah vitamin seperti A, D, E dan K –apa yang kita sebut vitamin larut lemak, dapat terakumulasi dalam tubuh jika diminum dalam dosis tinggi dan menjadi beracun, profesor Moloney mengaku pernah menangani satu pasien anak yang menderita pembengkakan pada otak akibat keracunan vitamin.

Karenanya Moloney menganjurkan jika asupan makanan anak bagus, maka tidak perlu mengkonsumsi suplemen. Dan sebaiknya pemenuhan vitamin anak sebaik mungkin diupayakan melalui asupan makanan langsung bukan dari suplemen.

Apalagi, banyak orangtua yang berpendapat keliru, merasa dengan memberikan berbagai suplemen multivitamin untuk anak, artinya anak tidak perlu lagi mendapat asupan gizi seperti sayur dan buah-buahan. Pikiran seperti ini sangat membahayakan.

Kalaupun anak susah makan, Anda bisa memberikan madu asli (tanpa tambahan vitamin apapun) untuk meningkatkan nafsu makan anak.

1 – 2 sendok makan madu 2 kali sehari sudah cukup memadai untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh anak. Madu tersebut sebaiknya dikonsumsi dua jam sebelum makan atau tiga jam sesudah makan. Atau lebih mudah diserap jika madu dilarutkan dalam air hangat.

Sumber: ummi-online.com

Tags :
Konfirmasi Donasi