WARNA WARNI KEBUN GIZI GANG JATAYU KEDIRI

WARNA WARNI KEBUN GIZI GANG JATAYU KEDIRIKEDIRI. Berawal dari Hari Gizi Nasional yang jatuh pada tanggal 25 Januari lalu, relawan Rumah Zakat (RZ) Tika, bersama Hana, Koordinator ICD Dandangan Kediri membuat sebuah terobosan untuk mengajak warga gemar makan sayur dan buah. Mereka bersama relawan dan beberapa orang warga menyulap sebuah gang di wilayah binaan Dandangan menjadi sebuah Kebun Gizi nan cantik dengan berbagai bentuk dan warna mural.

“Awalnya sih kita berpikir bagaimana supaya warga tahu tentang program Kebun Gizi yang diguliran Cita Sehat di wilayan binaan Rumah Zakat ini. Nah di wilayah Dandangan ini kebetulan ada sebuah gang yang tak jauh dari jalan raya dan sering dilalui warga. Namanya Gang Jatayu atau Jaya Serta Rahayu. Dari situlah muncul ide untuk mengubah gang tersebut dari hanya sekedar jalan menjadi sebuah Kebun Gizi,” ungkap Hana menceritakan asal muasal Kebun Gizi Gang Jatayu.

Gang Jatayu ini terletak di wilayah binaan RZ dan Cita Sehat yaitu ICD Dandangan. Nama Jatayu sendiri diambil dari bank sampah yang ada di wilayah itu. Lewat gang tersebut, Hana tak hanya ingin memperkenalkan Kebun Gizi saja tapi juga ingin warga di wilayah Dandangan semakin tertarik untuk mengkonsumsi buah dan sayur secara rutin. Lebar gang yang sempit semakin menjadi tantangan bagi Hana dan relawan lainnya dalam membuat Kebun Gizi tersebut.

“Kebun Gizi Gang Jatayu ini  dikerjakan selama kurang lebih 2 minggu oleh Tim Cita Sehat dan RZ bersama warga setempat. Proses pengerjaan sempat tertunda karena hujan. Belum lagi jika ada pengendara motor yang lewat. Lagi asik menggambar kita harus turun dan kepinggir dulu supaya motornya bisa lewat,” tutur Tika.

Kini, Gang Jatayu semakin cantik. Bukan hanya karena terdapat sayuran dan buah saja, tapi juga karena dilengkapi dengan gambar berwarna-warni yang terdapat pada tembok gang sepanjang 50 meter. Bertemakan “education wall art”, motif mural pada tembok Gang Jatayu ini didominasi oleh gambar sayuran dan buah.

“Kita tanam kembang kol, markissa, sawi, papaya dan  jahe merah. Dikelola oleh para kader.  Buah dan sayur disini juga bisa dipetik sendiri lalu dijual. Uangnya nanti diputar untuk beli pupuk dan kompos lagi,” jelas Hana.

Kini, Gang Jatayu semakin ramai. Sore hari, anak-anak berkumpul disekitar gang untuk melihat gambar-gambar tentang buah, sayur dan pemilahan sampah pada dinding gang. Warga tak sekedar lewat saja namun juga berhenti sejenak untuk melihat sayuran dan buah yang ditanam.  Adapula warga yang berhenti hanya untuk berfoto saja.

“Alhamdulillah sejak minggu kemarin, sudah mulai banyak warga yang meminta bibit tanaman. Semoga kedepannya, warga Dandangan semakin tertarik untuk membuat Kebun Gizi, sehingga mereka tidak kesulitan lagi untuk makan buah dan sayur secara rutin karena tinggal petik deh di kebun milik sendiri,” ujar Hana penuh semangat.

Newsroom/Nurul Rahayu

Kediri

Tags :
Konfirmasi Donasi