Apa Saja yang Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Lengkapnya

oleh | Feb 19, 2026 | Inspirasi

Puasa Ramadhan adalah ibadah yang memiliki aturan jelas dalam syariat Islam. Selain menahan lapar dan haus, umat Muslim juga wajib menjaga diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Namun, tidak sedikit yang masih bertanya: sebenarnya apa saja yang membatalkan puasa?

Memahami hal-hal yang membatalkan puasa penting agar ibadah kita sah dan diterima. Berikut penjelasan lengkapnya berdasarkan fiqih.

Baca juga : Doa Sahur Puasa Ramadhan: Bacaan Lengkap & Artinya

Pengertian Puasa dalam Islam

Secara bahasa, puasa berarti menahan diri. Sedangkan menurut syariat, puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai niat.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183 bahwa puasa diwajibkan atas orang-orang beriman agar menjadi pribadi yang bertakwa.

Karena itu, penting bagi setiap Muslim memahami apa saja yang bisa membatalkan ibadah ini.

Apa Saja yang Membatalkan Puasa?

Berikut beberapa hal yang secara umum disepakati para ulama sebagai pembatal puasa:

1. Makan dan Minum dengan Sengaja

Jika seseorang makan atau minum dengan sengaja di siang hari Ramadhan, maka puasanya batal. Namun jika lupa, lalu teringat dan segera berhenti, puasanya tetap sah.

Hal ini berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa orang yang lupa makan atau minum saat berpuasa hendaknya melanjutkan puasanya karena itu adalah rezeki dari Allah.

2. Berhubungan Suami Istri di Siang Hari Ramadhan

Hubungan suami istri di siang hari Ramadhan termasuk pembatal puasa yang paling berat konsekuensinya. Selain wajib mengganti puasa (qadha), pelakunya juga dikenai kafarat, yaitu memerdekakan budak, atau jika tidak mampu maka berpuasa dua bulan berturut-turut, atau memberi makan 60 orang miskin.

3. Keluar Mani dengan Sengaja

Jika mani keluar karena perbuatan yang disengaja seperti onani atau rangsangan fisik yang dilakukan sendiri, maka puasa batal. Namun jika keluar karena mimpi (ihtilam), puasa tetap sah karena terjadi di luar kendali.

4. Muntah dengan Sengaja

Muntah yang disengaja, misalnya dengan memasukkan jari ke tenggorokan, dapat membatalkan puasa. Tetapi jika muntah terjadi tanpa disengaja, maka puasanya tetap sah.

5. Haid dan Nifas

Jika seorang wanita mengalami haid atau nifas, maka puasanya batal meskipun itu terjadi beberapa menit sebelum maghrib. Ia wajib mengganti puasanya di hari lain setelah Ramadhan.

6. Hilang Akal atau Pingsan Sepanjang Hari

Jika seseorang kehilangan kesadaran sepanjang hari sejak fajar hingga maghrib, maka puasanya tidak sah. Namun jika masih sadar walau hanya sebagian waktu, puasanya tetap sah.

7. Murtad (Keluar dari Islam)

Keluar dari Islam membatalkan seluruh amal ibadah, termasuk puasa. Jika seseorang kembali masuk Islam, ia wajib mengganti puasanya.

Hal yang Tidak Membatalkan Puasa

Ada beberapa hal yang sering disalahpahami sebagai pembatal puasa, padahal tidak membatalkan, seperti:

– Makan atau minum karena lupa

– Muntah tanpa sengaja

– Mimpi basah

– Menelan ludah sendiri

– Berkumur atau mandi selama tidak berlebihan dan tidak tertelan

Memahami perbedaan ini penting agar tidak ragu dalam menjalankan ibadah.

Hikmah Memahami Pembatal Puasa

Mengetahui apa saja yang membatalkan puasa bukan hanya soal sah atau tidaknya ibadah, tetapi juga bagian dari menjaga kehati-hatian dalam beribadah. Puasa melatih kedisiplinan, pengendalian diri, serta kejujuran karena Allah Maha Mengetahui apa yang kita lakukan, bahkan saat tidak ada orang lain yang melihat.

Semakin baik pemahaman kita tentang fiqih puasa, semakin tenang dan mantap pula kita dalam menjalankannya.

Baca juga : Doa Buka Puasa Ramadhan 2026: Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

Kesimpulan

Memahami apa saja yang membatalkan puasa adalah bagian penting dari persiapan Ramadhan. Makan dan minum dengan sengaja, berhubungan suami istri di siang hari, muntah dengan sengaja, keluarnya mani karena perbuatan yang disengaja, haid, nifas, hilang akal sepanjang hari, serta murtad termasuk hal-hal yang membatalkan puasa. Dengan memahami aturan ini secara benar, kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih yakin, khusyuk, dan sesuai tuntunan syariat.

Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.

Kalkulator Zakat

Hitung zakat Anda secara akurat dengan kalkulator zakat kami

Donatur Care

Silakan cek riwayat donasi Anda disini

Link Terkait