Shalat witir adalah salah satu shalat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Biasanya, shalat ini dikerjakan setelah Isya, terutama pada bulan Ramadhan setelah tarawih. Karena itu, penting mengetahui bacaan niat shalat witir yang benar sesuai sunnah agar ibadah lebih tenang dan sah.
Baca juga : Shalat Istikharah: Panduan Lengkap Saat Bingung Mengambil Keputusan
Apa Itu Shalat Witir?
Shalat witir adalah shalat sunnah dengan jumlah rakaat ganjil. Kata “witir” sendiri berarti ganjil. Oleh sebab itu, jumlah rakaatnya bisa satu, tiga, lima, atau lebih selama tetap ganjil.
Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan witir, baik saat safar maupun mukim. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya shalat ini dalam kehidupan seorang Muslim.
Bacaan Niat Shalat Witir 1 Rakaat
Jika melaksanakan satu rakaat witir, berikut lafaz niat yang biasa dibaca:
Ushalli sunnatal witri rak‘atan lillahi ta‘ala.
Artinya: Saya niat shalat sunnah witir satu rakaat karena Allah Ta’ala.
Namun demikian, perlu dipahami bahwa niat sebenarnya cukup di dalam hati. Melafalkan niat hanya membantu agar lebih fokus.
Bacaan Niat Shalat Witir 3 Rakaat
Jika melaksanakan tiga rakaat sekaligus, maka bacaan niatnya adalah:
Ushalli sunnatal witri tsalatsa raka‘atin lillahi ta‘ala.
Artinya: Saya niat shalat sunnah witir tiga rakaat karena Allah Ta’ala.
Sementara itu, jika witir dilakukan dua rakaat salam lalu satu rakaat, maka niat disesuaikan dengan jumlah rakaat yang sedang dikerjakan.
Apakah Niat Harus Dilafalkan?
Dalam ajaran fiqih, niat adalah amalan hati. Artinya, tidak ada kewajiban untuk melafalkannya secara lisan.
Akan tetapi, sebagian ulama membolehkan melafalkan niat agar membantu menghadirkan kekhusyukan. Oleh karena itu, yang terpenting adalah kesadaran dan keikhlasan dalam hati.
Waktu Terbaik Melaksanakan Witir
Shalat witir dapat dilakukan setelah shalat Isya hingga sebelum waktu Subuh.
Jika yakin bisa bangun malam, maka mengerjakan witir di sepertiga malam terakhir lebih utama. Sebaliknya, jika khawatir tidak bangun, maka sebaiknya witir dilakukan sebelum tidur.
Keutamaan Shalat Witir
Shalat witir memiliki banyak keutamaan. Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah Maha Ganjil dan menyukai yang ganjil.
Selain itu, witir menjadi penutup shalat malam. Dengan demikian, ibadah malam terasa lebih lengkap dan sempurna.
Baca juga : Shalat Syuruq: Amalan Pagi yang Pahalanya Setara Haji dan Umrah
Kesimpulan
Bacaan niat shalat witir yang benar sesuai sunnah cukup diniatkan dalam hati, meskipun boleh dilafalkan untuk membantu kekhusyukan. Niat disesuaikan dengan jumlah rakaat yang dikerjakan, baik satu atau tiga rakaat. Dengan memahami niat dan tata caranya, shalat witir dapat dilaksanakan dengan lebih yakin dan sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.


