MENCEGAH DIFTERI MELUAS, TIM RUMAH ZAKAT AJARKAN PHBS KEPADA PENGUNGSI ROHINGYA

BANGLADESH. Wabah difteri merupakan suatu infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium. Gejala penyakit ini berupa sakit tenggorokan, demam, dan terbentuknya lapisan di amandel dan tenggorokan.

Difteri banyak ditemukan di negara berkembang seperti Indonesia termasuk juga di Bangladesh. Data dr WHO diperkirakan 2000 pengungsi Rohingya terjakit difteri dan setiap harinya ada 100 an kasus difteri baru dengan mayoritas yang terjangkit adalah pengungsi anak-anak. Sementara per 1 Januari 2018, sudah 24 jiwa pengungsi Rohingya di Bangladesh yang mati karena penyakit difteri.

Menyikapi kejadian diatas, tim medis kemanusiaan Rumah Zakat melakukan program edukasi perilaku hidup sehat kepada anak – anak pengungsi Rohingya di Jamtoli Camp Bangladesh berupa tata cara mencuci tangan yang benar, program menggunting kuku anak-anak Rohingya dan games edukatif kesehatan. Kamis (04/01/2018).

“Alhamdulillah, hari ini kita melakukan program perilaku hidup sehat untuk mencegah difteri kepada anak – anak Rohingya. Selain tetap melakukan program pelayanan kesehatan gratis kepada 180 pengungsi Rohingya pada hari yang sama,” ujar Tri Yanto selaku tim medis kemanusiaan Rumah Zakat.

 

Newsroom/ Andri Murdianto
Bangladesh

Tags :
Konfirmasi Donasi