Cegah Stunting di Cilegon, Mendukbangga Wihaji Bersama Rumah Zakat Bantu Perbaiki Dua RTLH dan Edukasi MBG

oleh | Feb 9, 2026 | Berita

Cilegon, 5 Februari 2026 — Upaya pencegahan stunting di Kota Cilegon terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga), Wihaji, bersama Rumah Zakat menyalurkan bantuan perbaikan dua Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekaligus memberikan edukasi Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Kegiatan edukasi MBG dilaksanakan di Lapangan Dinas Sosial, Kelurahan Cikerai. Program ini menyasar kader TPK yang berperan langsung dalam pendampingan keluarga berisiko stunting di wilayah Kota Cilegon.

Dalam keterangannya kepada awak media, Wihaji menjelaskan bahwa kader TPK memiliki tugas penting dalam mengantarkan MBG kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Oleh karena itu, distribusi makanan bergizi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam pengentasan stunting.

“Dengan mendistribusikan MBG, ini bisa menjadi salah satu upaya nyata untuk menurunkan angka stunting,” ujar Wihaji, Kamis (5/2/2026).

Namun demikian, ia mengakui bahwa masih terdapat sasaran yang belum menerima MBG. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena proses pendataan maupun masa uji coba program yang masih berlangsung.

Saat ini, Kota Cilegon telah memiliki 35 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari target 45 dapur MBG. Selain itu, Wihaji menegaskan pentingnya standar pengemasan makanan agar kualitas MBG tetap terjaga hingga diterima masyarakat.

“Pengemasan MBG harus dilakukan dengan benar. Jangan sampai terulang kembali penggunaan plastik hitam. Oleh karena itu, edukasi kepada Tim Pendamping Keluarga terus kami lakukan,” tegasnya.

Perbaikan RTLH sebagai Upaya Cegah Stunting

Usai bertemu dengan para kader TPK, Mendukbangga Wihaji meninjau dua RTLH di Lingkungan Pasir Angin RT/RW 17/06, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber. Dua rumah tersebut akan segera diperbaiki sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Menurut Wihaji, perbaikan RTLH menjadi bagian dari program Genting (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting). Keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni dinilai memiliki risiko stunting yang lebih tinggi.

“Untuk mencegah stunting, kita tidak hanya bicara soal gizi, tetapi juga lingkungan tempat tinggal. Karena itu, kami membantu pembangunan dua rumah ini,” jelasnya.

Pembangunan RTLH ini didukung oleh Rumah Zakat dan Baznas. Proses pembangunan akan disesuaikan dengan kebutuhan keluarga penerima manfaat agar rumah tetap layak huni meski dilakukan secara bertahap.

Sinergi untuk Generasi Masa Depan

Wihaji menegaskan bahwa pembangunan awal akan segera dilakukan setelah perencanaan teknis disusun. Peninjauan lanjutan oleh tim teknis juga akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Kita mulai dari dasar. Meski belum sempurna, rumah ini harus layak dihuni. Ini juga bagian dari pencegahan stunting,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus menurunkan angka stunting melalui koordinasi lintas dinas. Saat ini, angka stunting di Kota Cilegon tercatat sebesar 19 persen dan terus diupayakan untuk menurun.

Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.

Newsroom

Muhammad Rizal Rahman