Malam Nisfu Syaban menjadi salah satu momen penting bagi umat Islam. Pada pertengahan bulan Syaban ini, banyak Muslim memperbanyak doa dan ibadah sebagai bentuk persiapan batin menjelang Ramadhan. Oleh karena itu, malam Nisfu Syaban sering dimanfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selain menjadi waktu berdoa, Nisfu Syaban juga dimaknai sebagai momen muhasabah. Dengan demikian, setiap Muslim diajak untuk menata kembali niat, memperbaiki diri, dan memperbanyak amalan kebaikan.
Baca juga : Kapan Batas Akhir Bulan Syaban?
Makna Nisfu Syaban dalam Islam
Nisfu Syaban berarti pertengahan bulan Syaban, tepatnya pada malam tanggal 15. Pada malam ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan istighfar. Tujuannya adalah memohon ampunan serta rahmat Allah SWT.
Meskipun terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang keutamaan khusus malam Nisfu Syaban, namun demikian, memperbanyak doa dan ibadah tetap merupakan amalan yang baik. Sebab, setiap waktu adalah kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Bacaan Doa Nisfu Syaban
Salah satu doa yang sering dibaca pada malam Nisfu Syaban adalah sebagai berikut.
Arab:
اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مَطْرُودًا أَوْ مُقَتَّرًا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ، فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَطَرْدِي وَاقْتِتَارَ رِزْقِي، وَاثْبُتْنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ سَعِيدًا مَرْزُوقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ
Latin:
Allāhumma in kunta katabtani ‘indaka fī ummil kitābi syaqiyyan aw maḥrūman aw maṭrūdan aw muqattaran ‘alayya fir-rizqi, famḥullāhumma bifaḍlika syaqāwatī wa ḥirmānī wa ṭardī wa iqtitāra rizqī, wa athbitnī ‘indaka fī ummil kitābi sa‘īdan marzūqan muwaffaqan lil-khairāt.
Artinya:
“Ya Allah, jika Engkau telah mencatatku di sisi-Mu sebagai orang yang celaka, terhalang, terusir, atau disempitkan rezekinya, maka hapuslah semua itu dengan karunia-Mu. Tetapkanlah aku sebagai orang yang bahagia, diberi rezeki, dan diberi taufik untuk melakukan kebaikan.”
Waktu Mengamalkan Doa Nisfu Syaban
Doa Nisfu Syaban dibaca pada malam hari, yaitu sejak terbenam matahari tanggal 14 Syaban hingga sebelum Subuh tanggal 15 Syaban. Pada waktu ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, istighfar, shalawat, dan membaca Al-Qur’an.
Selain membaca doa tertentu, yang terpenting adalah keikhlasan hati. Dengan niat yang tulus, setiap doa yang dipanjatkan diharapkan menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Hikmah Menghidupkan Malam Nisfu Syaban
Menghidupkan malam Nisfu Syaban mengajarkan pentingnya introspeksi diri. Melalui momen ini, umat Islam diingatkan untuk membersihkan hati dari rasa dengki dan memperbaiki hubungan dengan sesama.
Selain itu, Nisfu Syaban menjadi pengingat bahwa Ramadhan sudah semakin dekat. Karena itu, memperbaiki kualitas ibadah sejak Syaban dapat menjadi bekal agar Ramadhan dijalani dengan lebih khusyuk.
Baca juga : Malam Nisfu Syaban 2025 dan Keutamaannya, Yuk Simak
Nisfu Syaban sebagai Momentum Berbagi Kebaikan
Tidak hanya berfokus pada ibadah pribadi, Nisfu Syaban juga dapat dimaknai sebagai ajakan untuk peduli terhadap sesama. Dengan demikian, doa yang dipanjatkan diiringi dengan aksi nyata melalui zakat, infak, dan sedekah.
Melalui Rumah Zakat, kebaikan di bulan Syaban dapat disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Pada akhirnya, berbagi menjadi wujud syukur sekaligus harapan agar Ramadhan 2026 dijalani dengan penuh keberkahan.


