Doa setelah shalat Tarawih tidak memiliki bacaan khusus yang diwajibkan oleh Rasulullah SAW Namun, ada doa yang secara turun-temurun sering dibaca di berbagai masjid di Indonesia setelah Tarawih sebagai bentuk munajat dan harapan kepada Allah di bulan Ramadhan.
Berikut salah satu doa yang umum dibaca:
Bacaan Arab: اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِالإِيمَانِ كَامِلِينَ، وَلِفَرَائِضِكَ مُؤَدِّينَ، وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِينَ، وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِينَ، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِينَ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِينَ، وَلِعَذَابِكَ خَائِفِينَ، وَلِلْجَنَّةِ مُشْتَاقِينَ، وَمِنَ النَّارِ هَارِبِينَ.
Bacaan Latin: Allâhummaj‘alnâ bil-îmâni kâmilîn, wa lifarâidhika mu’addîn, wa lish-shalâti hâfizhîn, wa liz-zakâti fâ‘ilîn, wa limâ ‘indaka thâlibîn, wa li ‘afwika râjîn, wa li ‘adzâbika khâifîn, wa lil-jannati musytâqîn, wa minan-nâri hâribîn.
Artinya: Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang menunaikan kewajiban-kewajiban-Mu, yang menjaga shalat, yang menunaikan zakat, yang selalu mengharap apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharap ampunan-Mu, yang takut akan azab-Mu, yang merindukan surga, dan yang lari dari api neraka.
Setelah shalat Tarawih, setiap muslim juga dianjurkan memperbanyak istighfar, shalawat, serta doa-doa pribadi sesuai kebutuhan masing-masing. Kita boleh berdoa dengan bahasa Arab maupun bahasa Indonesia, karena yang terpenting adalah kekhusyukan, keikhlasan, dan pengharapan penuh kepada Allah SWT.
Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.


