Benarkah Dosa di Bulan Rajab Dilipatgandakan? Begini Penjelasan Ulama

oleh | Jan 7, 2026 | Inspirasi

Bulan Rajab sering disebut sebagai salah satu bulan mulia dalam Islam. Banyak umat Muslim bertanya, benarkah dosa di bulan Rajab dilipatgandakan? Pertanyaan ini kerap muncul bersamaan dengan anjuran untuk memperbanyak ibadah dan menjaga diri dari maksiat.

Untuk menjawabnya, kita perlu memahami penjelasan para ulama berdasarkan Al-Qur’an dan hadis, agar tidak salah dalam memaknai keutamaan bulan Rajab.

Rajab Termasuk Bulan Haram

Dalam Islam, Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram, sebagaimana firman Allah SWT:

“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan… di antaranya ada empat bulan haram.” QS. At-Taubah: 36

Empat bulan haram tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Bulan-bulan ini memiliki kedudukan khusus karena Allah memuliakannya.

Apakah Dosa di Bulan Rajab Dilipatgandakan?

Para ulama menjelaskan bahwa dosa di bulan Rajab tidak dilipatgandakan secara jumlah, namun diperberat dari sisi kehormatannya.

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan bahwa:

– Setiap dosa tetap dicatat satu dosa

– Namun, melakukan maksiat di bulan haram dosanya lebih besar dan lebih berat

Artinya, larangan berbuat dosa di bulan Rajab lebih ditekankan, karena dilakukan di waktu yang dimuliakan oleh Allah.

Bagaimana dengan Pahala di Bulan Rajab?

Sebaliknya, amal saleh di bulan Rajab memiliki keutamaan lebih besar dibanding bulan biasa. Meski tidak ada dalil sahih yang menyebut pahala dilipatgandakan dengan angka tertentu, para ulama sepakat bahwa:

– Ketaatan di waktu mulia lebih dicintai Allah

– Amal baik di bulan Rajab bernilai lebih besar secara keutamaan

Oleh karena itu, bulan Rajab menjadi momentum untuk memperbaiki diri sebelum memasuki Ramadan.

Mengapa Kita Dianjurkan Lebih Hati-Hati di Bulan Rajab?

Karena bulan Rajab adalah bulan haram, maka:

– Maksiat menjadi lebih tercela

– Ketaatan menjadi lebih bernilai

– Introspeksi diri sangat dianjurkan

Dengan kata lain, Rajab adalah waktu latihan menjaga diri, agar lebih siap menyambut bulan-bulan penuh ibadah berikutnya.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan di Bulan Rajab?

Daripada memperdebatkan soal pelipatgandaan dosa, para ulama menganjurkan untuk:

– Memperbanyak istighfar dan taubat

– Menjaga lisan dan perbuatan

– Memperbanyak amal kebaikan

– Menumbuhkan kepedulian sosial

Semua ini menjadi bekal spiritual yang sangat berharga.

Penutup

Jadi, dosa di bulan Rajab tidak dilipatgandakan secara jumlah, namun lebih berat karena dilakukan di waktu yang dimuliakan Allah. Karena itu, setiap Muslim dianjurkan untuk lebih menjaga diri dan memperbanyak amal saleh.

Bulan Rajab bukan untuk ditakuti, tetapi dimanfaatkan sebagai momentum kembali kepada Allah.

Bulan Rajab adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak amal kebaikan dan membersihkan harta. Salah satu cara menghadirkan taubat yang nyata adalah dengan berbagi kepada sesama.

Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui Rumah Zakat

Kalkulator Zakat

Hitung zakat Anda secara akurat dengan kalkulator zakat kami

Donatur Care

Silakan cek riwayat donasi Anda disini

Link Terkait