Sholat Dzuhur di Hari Jumat: Haruskah Menunggu Sholat Jumat Selesai?

oleh | Agu 29, 2025 | Inspirasi

Setiap hari Jumat, masjid-masjid dipenuhi jamaah laki-laki untuk melaksanakan sholat Jumat. Tapi di sisi lain, ada juga sebagian muslim yang tidak diwajibkan mengikutinya, seperti wanita, anak-anak, orang sakit, atau musafir.

Lalu pertanyaannya, apakah mereka perlu menunggu sholat Jumat selesai baru boleh melaksanakan sholat Dzuhur? Nah, agar lebih jelas, Rumah Zakat akan membahas selengkapnya di artikel berikut. Yuk, simak terus!

Hukum Sholat Jumat dan Golongan yang Tidak Wajib

Sebelum membahas lebih jauh, mari pahami dulu hukum dasar sholat Jumat. Dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila diseru untuk melaksanakan sholat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkan jual beli.” (QS. Al-Jumu’ah: 9)

Dari ayat ini jelas bahwa sholat Jumat adalah kewajiban bagi laki-laki muslim yang memenuhi syarat. Namun ada beberapa golongan yang mendapat keringanan:

Bagi mereka, sholat Jumat tidak wajib, tetapi sholat Dzuhur tetap menjadi kewajiban. Jadi, meski masjid penuh jamaah Jumat, sholat Dzuhur tetap harus ditegakkan oleh golongan ini.

Baca Juga: Benarkah Muslimah Boleh Ikut Shalat Jumat?

Waktu Sholat Dzuhur di Hari Jumat

Setelah mengetahui siapa saja yang tidak wajib Jumat, muncul pertanyaan: kapan sebaiknya mereka sholat Dzuhur?

Waktunya sama persis dengan hari biasa, yaitu setelah matahari tergelincir ke barat (zawal) hingga menjelang Ashar. Tanda sederhananya, ketika bayangan benda sudah sama panjang dengan benda itu sendiri. Tidak ada perbedaan khusus hanya karena hari Jumat.

Artinya, begitu adzan Dzuhur dikumandangkan (atau sudah diketahui waktunya masuk), orang yang tidak wajib Jumat boleh langsung sholat Dzuhur. Mereka tidak perlu menunggu jamaah Jumat selesai. Bahkan, lebih baik menyegerakan sholat di awal waktu, karena itu sesuai sunnah Nabi.

Dalil dan Pandangan Ulama

Bagaimana pendapat para ulama? Mari kita lihat bersama.

Mayoritas ulama sepakat bahwa sholat Dzuhur bagi yang tidak ikut Jumat tetap wajib, dan boleh dikerjakan segera setelah masuk waktu Dzuhur. Tidak ada syarat harus menunggu jamaah Jumat.

Rasulullah SAW bersabda:

الْجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فِي جَمَاعَةٍ إِلَّا أَرْبَعَةً : عَبْدٌ مَمْلُوكٌ ، أَوِ امْرَأَةٌ ، أَوْ صَبِيٌّ ، أَوْ مَرِيضٌ

“Sholat Jumat itu wajib bagi setiap muslim secara berjamaah kecuali empat: budak, wanita, anak kecil, dan orang sakit.” (HR. Abu Dawud & Hakim)

Hadis ini menjadi dasar bahwa selain empat golongan itu, sholat Jumat wajib. Namun bagi mereka yang masuk ke dalam pengecualian, sholat Dzuhur tetap harus dijaga.

Tips Menunaikan Sholat Dzuhur di Hari Jumat

Agar semakin jelas, berikut beberapa tips dalam menunaikan sholat Dzuhur di hari Jumat bagi yang tidak wajib Jumat:

  • Segerakan sholat Dzuhur setelah waktunya masuk.
  • Jangan menunggu sholat Jumat selesai, karena tidak ada kewajiban demikian.
  • Gunakan patokan tanda waktu: matahari tergelincir atau cek jadwal sholat resmi.
  • Laksanakan sholat dengan tenang, khusyuk, dan sesuai tata cara biasa.

Tips ini sederhana, tetapi penting agar ibadah tetap terjaga dengan baik. Lagi pula, tidak ada alasan menunda Dzuhur hanya karena Jumat sedang berlangsung di masjid.

Baca Juga: 12 Keutamaan Sedekah di Hari Jumat

Kesimpulan

Jadi, sholat Dzuhur pada hari Jumat tetap wajib bagi golongan yang tidak diwajibkan melaksanakan sholat Jumat. Waktunya sama seperti biasa, yaitu setelah matahari tergelincir hingga sebelum Ashar. Tidak perlu menunggu jamaah Jumat selesai, bahkan lebih utama bila segera ditunaikan di awal waktu.

Dengan memahami hukum, waktu, dan pandangan ulama, ibadah menjadi lebih mantap dan tidak lagi membingungkan. Pada akhirnya, baik sholat Jumat maupun Dzuhur, keduanya adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT sesuai kondisi masing-masing hamba.

Dan jangan lupa, selain menjaga ibadah wajib, kita juga bisa menambah amal kebaikan dengan zakat, infak, sedekah, atau berdonasi melalui Rumah Zakat sebagai wujud kepedulian kepada sesama.

Kalkulator Zakat

Hitung zakat Anda secara akurat dengan kalkulator zakat kami

Donatur Care

Silakan cek riwayat donasi Anda disini

Link Terkait