Setiap Muslim tentu berharap terhindar dari siksa neraka dan mendapatkan keselamatan di akhirat. Kabar baiknya, Rasulullah SAW menyampaikan bahwa terdapat beberapa golongan manusia yang diharamkan tersentuh api neraka karena amal dan akhlaknya semasa hidup.
Hadits-hadits ini menjadi motivasi agar umat Islam senantiasa memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Baca juga : 6 Golongan Wanita yang Tidak Bisa Mencium Aroma Surga
Makna “Haram Tersentuh Neraka” dalam Islam
Dalam penjelasan para ulama, haram tersentuh neraka dapat bermakna:
– Tidak masuk neraka sama sekali, atau
– Masuk surga tanpa azab, atau
– Terhindar dari siksa neraka yang kekal
Dengan demikian, hadits-hadits ini bukan jaminan tanpa amal, melainkan dorongan untuk terus menjaga iman dan akhlak.
1. Orang yang Memiliki Akhlak Lembut dan Rendah Hati
Rasulullah SAW bersabda:
“Maukah kalian aku beritahu tentang orang yang diharamkan dari neraka? Neraka diharamkan bagi setiap orang yang lemah lembut, rendah hati, mudah, dan dekat dengan manusia.” HR. Tirmidzi
Hadits ini menegaskan bahwa akhlak mulia memiliki kedudukan yang sangat tinggi di sisi Allah SWT.
2. Orang yang Menjaga Shalat dengan Istiqamah
Shalat merupakan amalan utama yang menjadi pembeda antara iman dan kekufuran. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa orang yang menjaga shalat dengan sungguh-sungguh akan mendapatkan perlindungan dari azab.
Oleh karena itu, menjaga shalat bukan hanya kewajiban, tetapi juga jalan keselamatan di akhirat.
3. Orang yang Menangis karena Takut kepada Allah
Rasulullah SAW bersabda: “Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena takut kepada Allah hingga susu kembali ke ambingnya.” HR. Tirmidzi
Tangisan ini lahir dari kesadaran akan dosa dan rasa takut kepada Allah SWT, bukan sekadar emosi sesaat.
4. Orang yang Bersedekah dengan Ikhlas
Sedekah memiliki keutamaan luar biasa. Bahkan, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa sedekah dapat menjadi pelindung dari api neraka, meski hanya dengan jumlah yang kecil.
Keikhlasan menjadi kunci utama diterimanya amal ini di sisi Allah SWT.
5. Orang yang Beriman dan Bertauhid dengan Benar
Tauhid adalah fondasi utama keselamatan akhirat. Selama seseorang meninggal dalam keadaan tidak menyekutukan Allah SWT, maka ia berada dalam peluang besar mendapatkan ampunan-Nya.
Tauhid yang benar akan tercermin dalam ketaatan dan amal saleh sehari-hari.
Pelajaran Penting dari Hadits-Hadits Ini
Dari penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa keselamatan dari neraka tidak hanya bergantung pada ibadah ritual, tetapi juga pada:
– Akhlak yang baik
– Kepedulian sosial
– Keikhlasan dalam beramal
– Hubungan yang lurus dengan Allah SWT
Dengan demikian, Islam mengajarkan keseimbangan antara ibadah dan akhlak.
Baca juga : Masuk Surga Tanpa Hisab? Ini yang Harus Dipahami!
Penutup
Menjadi golongan yang diharamkan tersentuh neraka adalah cita-cita setiap Muslim. Meski tidak mudah, Allah SWT membuka banyak pintu amal yang dapat dilakukan oleh siapa saja.
Semoga kita termasuk hamba-hamba yang diringankan langkahnya menuju surga.
Salah satu amalan yang dapat menjadi pelindung dari api neraka adalah sedekah yang ikhlas.
Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui Rumah Zakat


