Mengenal nabi dan rasul sering dimulai dari hafalan. Nama demi nama diucapkan sejak kecil, lalu perlahan terasa seperti rutinitas tanpa makna.
Padahal, di balik setiap nama, ada kisah panjang tentang tauhid, perjuangan, dan kesabaran manusia pilihan. Dan, di artikel ini Rumah Zakat akan mengajak melihat kembali jumlah nabi dan rasul yang wajib diketahui.
Apa Bedanya Nabi dan Rasul?
Sebelum membahas jumlah, satu hal penting perlu diluruskan terlebih dahulu: apa sebenarnya perbedaan nabi dan rasul?
Dalam kajian akidah, nabi adalah manusia pilihan yang menerima wahyu untuk diamalkan secara pribadi. Sementara rasul menerima wahyu berupa syariat dan memiliki kewajiban menyampaikannya kepada umat secara luas.
Semua rasul pasti nabi, tetapi tidak semua nabi adalah rasul. Contohnya, Nabi Adam AS adalah nabi, sedangkan Nabi Musa AS adalah rasul yang membawa syariat Taurat. Perbedaan ini menunjukkan besarnya amanah yang Allah titipkan pada para rasul.
Baca Juga: Doa Nabi Adam Memohon Ampunan: Amalan Mustajab Agar Diampuni Allah
Jumlah Nabi dan Rasul Menurut Hadis
Setelah memahami perbedaannya, pertanyaan berikutnya pun muncul: berapa sebenarnya jumlah nabi dan rasul?
Dalam hadis riwayat Imam Ahmad dari Abu Umamah RA, Rasulullah SAW menyebut jumlah nabi mencapai 124.000, sedangkan jumlah rasul sebanyak 313 orang. Angka ini menunjukkan bahwa Allah tidak pernah membiarkan umat manusia tanpa bimbingan.
Al-Qur’an juga menegaskan hal tersebut dalam QS An-Nahl ayat 36, bahwa setiap umat telah diutus seorang rasul. Namun, tidak semua nama mereka disebutkan secara rinci. Dari jumlah yang sangat banyak itu, hanya 25 nabi dan rasul yang wajib diketahui oleh setiap Muslim.
Daftar 25 Nabi dan Rasul yang Wajib Diketahui
Bagian ini sering dianggap sekadar hafalan, padahal sesungguhnya penuh pelajaran sejarah dan akidah.
Berikut 25 nabi dan rasul yang wajib diketahui, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an, di antaranya QS Al-An‘am ayat 83–86:
- Adam AS
- Idris AS
- Nuh AS
- Hud AS
- Shalih AS
- Ibrahim AS
- Luth AS
- Ismail AS
- Ishaq AS
- Ya‘qub AS
- Yusuf AS
- Ayyub AS
- Syu‘aib AS
- Musa AS
- Harun AS
- Dzulkifli AS
- Daud AS
- Sulaiman AS
- Ilyas AS
- Ilyasa‘ AS
- Yunus AS
- Zakaria AS
- Yahya AS
- Isa AS
- Muhammad SAW
Urutan ini menggambarkan kesinambungan risalah tauhid, dari manusia pertama hingga penutup para nabi.
Mengenal Rasul Ulul Azmi
Di antara para rasul, terdapat lima sosok dengan ujian yang sangat berat dan tanggung jawab yang luar biasa besar.
Mereka dikenal sebagai Rasul Ulul Azmi: Nabi Nuh AS dengan dakwah panjangnya, Nabi Ibrahim AS yang melawan kemusyrikan dan membangun Ka‘bah, Nabi Musa AS yang menghadapi Firaun, Nabi Isa AS dengan mukjizat dan Injil, serta Nabi Muhammad SAW sebagai penutup para nabi dengan Al-Qur’an.
Kelima rasul ini menjadi simbol keteguhan iman dan kesabaran tanpa batas dalam menjalankan perintah Allah.
Hikmah Beriman kepada Nabi dan Rasul
Mengapa iman kepada nabi dan rasul begitu penting?
Karena dari merekalah umat belajar bahwa risalah Allah selalu lurus dan penuh kasih sayang. Para nabi dan rasul menjadi teladan dalam akhlak, kejujuran, dan kepedulian terhadap kaum lemah.
Nilai inilah yang kemudian hidup dalam berbagai gerakan dakwah dan kemanusiaan. Program sosial, pemberdayaan, dan kepedulian terhadap fakir miskin sejatinya adalah kelanjutan dari misi kerasulan, sebagaimana juga diupayakan dalam berbagai program Rumah Zakat.
Baca Juga: Ingin Rezeki Berlimpah? Amalkan Doa Nabi Sulaiman
Kesimpulan
Jadi, jumlah nabi dan rasul menunjukkan betapa luas rahmat Allah dalam membimbing manusia. Dari puluhan ribu nabi dan ratusan rasul, Allah memilih 25 nama untuk dikenal agar menjadi penguat iman dan penunjuk jalan.
Memahami mereka bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga tentang melanjutkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan nyata. Menyalurkan zakat, sedekah, atau infak melalui Rumah Zakat dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk ikut meneruskan semangat kepedulian yang diwariskan para nabi dan rasul.

