Isra Miraj bukan sekadar peristiwa besar dalam sejarah Islam, tetapi momen spiritual yang selalu relevan lintas zaman. Setiap tahunnya, umat Islam kembali diajak berhenti sejenak, menengok perjalanan Nabi Muhammad SAW, lalu bertanya ke dalam diri: sudah sejauh apa hubungan dengan Allah terjaga?
Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, peringatan Isra Miraj sering terasa berlalu begitu saja. Padahal, di balik kisah perjalanan luar biasa tersebut, tersimpan pesan mendalam tentang keteguhan iman, kekuatan shalat, dan cara bertahan saat hidup berada di titik paling berat.
Nah, di artikel ini, Rumah Zakat akan membahas kapan Isra Miraj 2026 diperingati, mengapa peristiwa ini begitu penting, serta bagaimana umat Islam memaknainya secara kontekstual di era sekarang.
Kapan Isra Miraj 2026?
Sebelum membahas makna dan hikmahnya, penting mengetahui waktu peringatannya agar umat Islam dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik.
Jadi, Isra Miraj 1447 H diproyeksikan jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, bertepatan dengan 27 Rajab, berdasarkan perhitungan astronomis awal kalender Hijriah.
Catatan penting: Tanggal tersebut masih bersifat sementara. Kepastian resminya menunggu keputusan sidang isbat Kementerian Agama RI, yang biasanya diumumkan beberapa hari sebelum peringatan. Karena itu, memantau pengumuman resmi menjadi langkah bijak agar tidak keliru dalam penetapan waktu ibadah.
“Kenapa”: Urgensi dan Latar Belakang Peristiwa
Mengetahui waktu saja belum cukup. Pertanyaan berikutnya, mengapa Isra Miraj memiliki posisi begitu penting dalam Islam?
Peristiwa ini terjadi sekitar tahun 621 Masehi di Mekah, pada fase yang dikenal sebagai ‘Aamul Huzn’ atau tahun duka. Nabi Muhammad SAW kehilangan dua penopang utama dakwah: Siti Khadijah dan Abu Thalib, di tengah tekanan dan boikot Quraisy yang semakin keras.
- Isra’
Perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, sebagaimana disebutkan dalam firman Allah SWT
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَىٰ
(QS. Al-Isra: 1) - Mi’raj
Perjalanan Nabi SAW naik ke sidratul muntaha, bertemu para nabi, hingga menerima perintah shalat. Awalnya 50 waktu, lalu diringankan menjadi 5 waktu sehari, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits shahih Bukhari dan Muslim.
Urgensinya jelas. Di saat manusia berada di titik paling rapuh, Allah justru menghadiahkan shalat sebagai jalan penguat jiwa dan penopang iman.
Baca Juga: Ini Dia Amalan Saat Isra Miraj yang Bisa Kita Lakukan
“Bagaimana”: Memaknai Isra Miraj di Era Modern
Setelah memahami latar belakangnya, pertanyaan terpenting muncul: bagaimana Isra Miraj dimaknai di tengah realitas hidup modern?
Di tahun 2026, tantangan umat bukan lagi sekadar fisik, tetapi juga mental dan digital. Distraksi datang tanpa henti, membuat fokus ibadah mudah goyah jika tidak dijaga dengan kesadaran penuh.
- Dorong Ibadah Inti
Shalat lima waktu bukan rutinitas, melainkan “mi’raj harian” seorang Muslim untuk terhubung dengan Allah. - Refleksi Hidup Modern
Media sosial, tekanan hidup, dan arus informasi dapat menjadi ujian. Isra Miraj mengajarkan keteguhan, tawakal, dan keikhlasan dalam menghadapinya. - Aksi Sosial Nyata
Pemaknaan tidak berhenti pada ibadah personal. Sedekah, edukasi, dan berbagi kebaikan menjadi wujud nyata iman yang hidup. - Cara Umat Memaknai
Peringatan dilakukan melalui kajian, murottal, muhasabah diri, hingga kegiatan sosial agar Isra Miraj tidak berhenti sebagai seremoni tahunan.
Pelajaran utamanya sederhana namun dalam: naikkan kualitas iman meski kaki tetap berpijak di bumi yang penuh distraksi.
Baca Juga: Doa Isra Miraj yang Perlu Kita Ketahui
Kesimpulan
Jadi, Isra Miraj 2026 kembali mengingatkan bahwa shalat adalah hadiah langsung dari Allah, lahir dari peristiwa agung yang terjadi di tengah ujian terberat Nabi Muhammad SAW. Ia mengajarkan bahwa kedekatan dengan Allah justru tumbuh saat cobaan datang silih berganti.
Sebagai bagian dari upaya memaknai Isra Miraj secara nyata, menyalurkan zakat, sedekah, atau infak melalui Rumah Zakat dapat menjadi langkah sederhana untuk menghadirkan nilai spiritual sekaligus dampak sosial bagi sesama.

