[:ID]KHITOBAH SANTRI PONDOK TAHFIDZ JUARA RUMAH ZAKAT SOLO[:en]STUDENTS KHITOBAH IMPROVES STUDENTS’ CONFIDENCE[:]

[:ID]

KHITOBAH SANTRI PONDOK TAHFIDZ JUARA RUMAH ZAKAT SOLOSOLO (2/3/) – Pondok Tahfidz Juara (PTJ) Rumah Zakat Solo mengadakan acara khitobah santri. Agenda kali ini dilaksanakan di ruang pembelajaran PTJ. Khitobah yang disampaikan oleh para santri ini dimulai usai mereka melaksanakan sholat isya’ berjamaah.

Berpedoman pada hadist dari Abdullah bin Amr, bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sampaikanlah dariku walau satu ayat.” (HR. Bukhari).

Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk menyampaikan perkara agama dari beliau, karena Allah subhanahu wa ta’ala telah menjadikan agama islam sebagai agama yang diridhoi.

Santri menyampaikan ilmu dari Al Quran maupun Hadist. Sebelum menyampaikan khitobahnya, santri terlebih dulu menyiapkan diri dengan serius. Ada yang menulis naskah khitobahnya. Bahkan ada santri yang menghafalkan naskah khitobah.

Saat salah satu santri menyampaikan khitobah, santri lainnya mendengarkan dengan penuh antusias. Ekspresi yang totalitas saat santri menyampaikan, menjadi daya tarik bagi pendengar untuk terus memperhatikan.

Pada sesi akhir, ustadz memberikan komentar dan masukan kepada santri yang khitobah. agenda khotibah ini dilaksanakan agar kepercayaan diri pada santri terbagun, “Agenda seperti ini dilaksanakan selain sebagai kewajiban dalam berdakwah, juga untuk membangun kepercayaan diri. Kemampuan santri dalam berbicara di depan umum juga akan lebih baik” Pungkas Ahmad Pambudi, PIC Pondok Thafidz Juara

Newsroom/Lailatul Istikhomah
Solo[:en]

KHITOBAH SANTRI PONDOK TAHFIDZ JUARA RUMAH ZAKAT SOLOSOLO. Pondok Tahfidz Juara (PTJ) Rumah Zakat Solo held students khitobah. The agenda this time held in PTJ’s learning room. Khitobah submitted by the students was started after they pray Isha in congregation.

Based on the hadith of Abdullah ibn Amr, that the Prophet sallallaahu ‘alaihi wa sallam said, “Convey from me even one verse.” (HR. Bukhari).

The Prophet sallallaahu ‘alaihi wa sallam ordered to convey the religion of his case, because Allah subhanahu wa ta’ala has made the religion of Islam as a blessed religion.

Students convey knowledge of the Quran and Hadith. Before delivering khitobahnya, students first prepare themselves seriously. Students write the khitobah script and there are students who memorized khitobah script.

When one of the students delivered khitobah, other students listening intently, the totality expression when conveying the khitobah make listeners interested to continue to pay attention.

At the end of the session, ustadz provide comments and feedback to students who performed khitobah. khotibah agenda is implemented so that students confidence can be build. “Such an agenda is carried out other than as an obligation of preaching, as well as to build confidence. The ability of students in public speaking will also be better “Resolve Ahmad Pambudi, PIC of Pondok Thafidz Juara

Newsroom/Lailatul Istikhomah
Solo

[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia