Banyak orang bertanya tentang mandi wajib setelah Shubuh di bulan Ramadhan. Apakah puasanya tetap sah jika belum mandi saat azan Subuh berkumandang? Pertanyaan ini sering muncul, terutama bagi pasangan suami istri atau yang mengalami mimpi basah menjelang Subuh.
Namun, Anda tidak perlu khawatir. Dalam Islam, mandi wajib setelah masuk waktu Subuh tidak membatalkan puasa.
Baca juga : Jangan Sampai Gugur! Ini Syarat Sah Puasa Ramadhan yang Wajib Dipenuhi
Hukum Mandi Wajib Setelah Shubuh Ramadhan
Seseorang yang dalam keadaan junub saat azan Subuh tetap boleh berpuasa. Puasanya sah meskipun mandi wajib dilakukan setelah Subuh. Hal ini berlaku jika junub terjadi di malam hari, bukan di siang hari.
Dalilnya berasal dari hadis riwayat Aisyah dan Ummu Salamah. Rasulullah SAW pernah memasuki waktu Subuh dalam keadaan junub. Kemudian beliau mandi dan tetap melanjutkan puasa. Karena itu, para ulama sepakat bahwa kondisi junub tidak membatalkan puasa.
Mengapa Puasa Tetap Sah?
Puasa adalah ibadah menahan diri dari makan, minum, dan pembatal lainnya sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Sementara itu, keadaan junub bukan termasuk pembatal puasa.
Junub hanya menghalangi seseorang untuk shalat sebelum bersuci. Jadi, mandi wajib tetap harus dilakukan. Namun, hal itu tidak memengaruhi keabsahan puasa.
Meski demikian, jangan menunda mandi hingga melewati waktu shalat. Shalat tetap wajib dan tidak boleh ditinggalkan.
Bagaimana Jika Mimpi Basah Setelah Subuh?
Jika mimpi basah terjadi setelah Subuh, puasa tetap sah. Hal ini karena mimpi basah terjadi tanpa kesengajaan. Islam tidak membebani seseorang atas sesuatu yang di luar kendalinya.
Karena itu, cukup mandi wajib sebelum menunaikan shalat. Tidak ada kewajiban mengganti puasa dalam kondisi tersebut.
Perbedaan Junub dan Pembatal Puasa
Penting untuk membedakan antara junub dan pembatal puasa. Junub adalah keadaan yang mewajibkan mandi besar. Namun, ia bukan pembatal puasa.
Sebaliknya, puasa batal jika seseorang makan atau minum dengan sengaja di siang hari. Selain itu, berhubungan suami istri di siang Ramadhan juga membatalkan puasa.
Jadi, mandi wajib setelah Shubuh bukan termasuk pembatal.
Baca juga : Apakah Puasa Ramadhan Wajib? Ini Dalil dan Penjelasannya
Kesimpulan
Mandi wajib setelah Shubuh di bulan Ramadhan tidak membatalkan puasa. Puasa tetap sah meskipun mandi dilakukan setelah azan Subuh. Namun, mandi tetap wajib agar bisa melaksanakan shalat.
Dengan memahami hal ini, Anda bisa menjalankan ibadah dengan lebih tenang. Ramadhan pun terasa lebih nyaman dan penuh keyakinan.
Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.


