Setelah bulan Ramadhan berakhir dan umat Islam merayakan Idul Fitri, sebagian orang tidak hanya memiliki kewajiban qadha puasa, tetapi juga fidyah. Namun, masih banyak yang bertanya: kapan membayar fidyah puasa dan bagaimana cara membayarnya?
Karena itu, penting memahami aturan fidyah agar tidak keliru dalam menunaikannya.
Apa Itu Fidyah
Fidyah adalah kewajiban mengganti puasa dengan memberi makan orang miskin. Kewajiban ini berlaku bagi orang yang tidak mampu berpuasa dan tidak memiliki harapan untuk menggantinya di kemudian hari.
Misalnya, orang tua yang sudah lemah atau orang sakit kronis.
Dengan demikian, fidyah menjadi bentuk keringanan dalam Islam bagi mereka yang tidak mampu menjalankan puasa.
Siapa yang Wajib Membayar Fidyah
Tidak semua orang yang meninggalkan puasa wajib membayar fidyah. Ada beberapa golongan yang termasuk wajib fidyah.
Pertama, orang tua renta yang tidak mampu berpuasa. Kedua, orang sakit yang kecil kemungkinan untuk sembuh.
Selain itu, sebagian ulama juga menyebutkan ibu hamil atau menyusui yang khawatir terhadap kondisi anaknya.
Namun demikian, bagi orang yang masih mampu berpuasa di lain waktu, kewajibannya adalah qadha, bukan fidyah.
Kapan Membayar Fidyah
Fidyah dapat dibayarkan sejak seseorang tidak menjalankan puasa di bulan Ramadhan.
Namun, waktu yang paling umum dilakukan adalah setelah Ramadhan hingga sebelum Ramadhan berikutnya.
Selain itu, fidyah juga boleh dibayarkan sekaligus atau dicicil sesuai jumlah hari yang ditinggalkan.
Karena itu, tidak perlu menunggu waktu tertentu untuk membayar fidyah.
Cara Membayar Fidyah
Ada beberapa cara membayar fidyah yang sesuai dengan syariat.
1. Memberi Makan Orang Miskin
Cara utama adalah memberi makan satu orang miskin untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan.
Makanan yang diberikan bisa berupa makanan siap santap atau bahan pokok seperti beras.
2. Mengganti dengan Uang
Sebagian ulama membolehkan membayar fidyah dalam bentuk uang yang setara dengan harga makanan.
Namun, sebaiknya disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di wilayah masing-masing.
3. Melalui Lembaga Zakat
Saat ini, fidyah juga bisa dibayarkan melalui lembaga zakat agar penyalurannya lebih tepat sasaran. Melalui Rumah Zakat, fidyah tertunaikan tepat sasaran.
Dengan cara ini, fidyah dapat disalurkan kepada yang benar-benar membutuhkan.
Besaran Fidyah
Besaran fidyah umumnya setara dengan satu porsi makanan untuk satu hari puasa.
Di Indonesia, biasanya disetarakan dengan harga satu kali makan layak.
Namun, nominal ini bisa berbeda tergantung daerah dan standar makanan.
Hikmah Membayar Fidyah
Fidyah tidak hanya menjadi pengganti ibadah, tetapi juga memiliki nilai sosial yang tinggi.
Melalui fidyah, orang yang membutuhkan dapat merasakan manfaat langsung. Selain itu, fidyah juga mengajarkan kepedulian dan empati.
Karena itu, ibadah ini memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial.
Kesimpulan
Memahami kapan membayar fidyah puasa dan bagaimana cara membayarnya sangat penting agar ibadah dilakukan dengan benar.
Fidyah dapat dibayarkan sejak Ramadhan hingga sebelum Ramadhan berikutnya, dengan cara memberi makan orang miskin atau melalui lembaga zakat.
Oleh karena itu, pastikan menunaikan fidyah sesuai ketentuan agar kewajiban dapat terpenuhi dengan baik.
Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.
Newsroom
Muhammad Rizal Rahman


