MENGABDI DI KETINGGIAN 800 METER DARI PERMUKAAN LAUT

Hari Jumat malam lalu (09/06), kantor Rumah Zakat cabang Yogyakarta tiba-tiba saja ramai oleh anak-anak muda dari berbagai wilayah di Indonesia. Mereka terlihat sangat antusias menenteng tas-tas ransel besar. Ada yang datang dari sekitaran kota Yogyakarta, ada juga yang dari Sidoarjo, Malang, Bogor, Bandung, Solo, Semarang, Aceh, Sulawesi dan Tanjung Pinang, Riau. Profesi mereka juga bermacam-macam, ada mahasiswa, guru, konsultan, analis hingga dokter.

Ya, mereka adalah peserta Rona Nusantara Spesial Ramadhan edisi Yogyakarta.
“Awalnya saya lihat postingan di instagram Rumah Zakat, dan saya tertarik ikut acara ini soalnya saya merasa acara ini sangat positif dan seru,” ungkap Imat, peserta yang berasal dari Sulawesi.

Pukul 21.00 WIB peserta meluncur menuju Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta dengan menggunakan truk BNPB. Perjalanan yang ditempuh sekitar 2 jam, jalannya memang cukup mulus tapi naik dan berkelok-kelok dengan pemandangan hutan dan kebun di kanan kiri.

Desa Jatimulyo memang berada di atas bukit, sekitar 800 meter dari permukaan laut. Udaranya dingin, membuat peserta harus merapatkan jaket. Mayoritas penduduk Jatimulyo merupakan buruh tani, buruh perkebunan dan buruh bangunan. Jarak antar rumah penduduk berjauhan, sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk bisa berinteraksi dan menyatukan mereka dalam satu aktivitas.

Peserta mengawali kegiatan di hari pertama (10/6) dengan menggelar kegiatan bakti pendidikan di SDN 1 Sokomoyo, Desa Jatimulyo. Peserta dibagi menjadi 6 kelompok dimana setiap kelompok akan mengajar satu kelas selama 2 jam.

Ada banyak cara mengajar yang digunakan peserta Rona Nusantara, dari mulai cerita, games, perlombaan, hingga permainan boneka tangan. Terdengar tawa, teriakan riang dan kehebohan dari setiap kelas yang dimasuki peserta. Sepertinya, materi yang dibawakan menarik bagi anak-anak, dan membuat mereka sangat bersemangat. “Kakaknya seru dan lucu,” ungkap Ego Wicaksono, siswa kelas 2 SDN 1 Sokomoyo.

Selain bakti pendidikan, peserta Rona Nusantara juga mendistribusikan kornet Superqurban kepada warga Desa Jatimulyo. Salah satu penerima manfaat adalah keluarga Ibu Siti Maemunah yang anak bungsunya, Wulan, mendapat bantuan siaga gizi balita dari Rumah Zakat selama 2.5 tahun ini.

“Saat usia 2.5 tahun, Wulan mengalami gizi buruk. Berat badannya sangat kurang dari usianya. Alhamdulillah, bertemu dengan Ibu Murji dari Rumah Zakat yang memberikan bantuan berupa buah-buahan dan kornet Superqurban untuk membantu peningkatan gizi Wulan,” ungkap Ibu Siti.

Berkat perhatian yang rutin dari Rumah Zakat dengan memberikan asupan gizi, akhirnya berat badan Wulan mulai mengalami kenaikan.

“Setiap hari Wulan ditimbang berat badannya. Di bulan pertama setelah mendapatkan program siaga gizi balita, berat badannya naik 1 Kg. Dan terus mengalami makin membaik. Sekarang di usianya yang ke-5, berat badan Wulan sudah normal,” tutur Murjiati, Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat untuk Kulonprogo.

Di hari Sabtu sore (10/6), peserta Rona Nusantara menggelar buka puasa bersama dan bioskop desa selepas tarawih. “Malam ini kita nonton bareng film Sang Kyai. Alhamdulillah, warga cukup antusias mengikuti kegiatan dari mulai buka puasa, shalat berjamaah, bioskop desa hingga penerbangan lampion,” tutur Samsul, Relawan Rumah Zakat.

Kegiatan buka puasa bersama dan bioskop desa merupakan salah satu cara untuk mengumpulkan warga dan berinteraksi dengan mereka. Mengingat, lokasi rumah warga saling berjauhan, sehingga sulit untuk bisa bersosialisasi dengan mereka.

Keesokan harinya (11/6), peserta Rona Nusantara membagikan paket Ramadhan berupa Bingkisan Lebaran Keluarga, Kado Lebaran Yatim dan Syiar Quran.
“Terima kasih Mas untuk kado lebarannya, semoga Allah membalas kebaikan Rumah Zakat dan donatur,” tutur Anik (11th), salah satu penerima manfaat Kado Lebaran Yatim yang telah menjadi yatim piatu sejak usia 5 tahun.

Kegiatan Rona Nusantara Spesial Ramadhan edisi Yogyakarta ditutup dengan kegiatan traveling ke Sungai Mudal yang merupakan salah satu objek wisata di Kulonprogo. “Kegiatannya seru sekali, saya merekomendasikan anak-anak muda untuk mengikuti kegiatan Rona Nusantara. Karena disini kita akan merasakan traveling yang lebih bermakna, traveling sambil berbagi,” ungkap Citra, peserta Rona Nusantara dari Bandung.

Ria Arianti

Tags :
Konfirmasi Donasi