Hari Raya Idul Fitri adalah momen kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Salah satu ibadah utama yang dilakukan pada hari tersebut adalah shalat Idul Fitri. Oleh karena itu, memahami panduan lengkap shalat Idul Fitri 2026 menjadi hal penting agar ibadah dapat dilakukan dengan benar.
Selain sebagai ibadah, shalat Id juga menjadi simbol kebersamaan umat Islam. Karena itu, pelaksanaannya biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid atau lapangan.
Hukum Shalat Idul Fitri
Para ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai hukum shalat Idul Fitri. Sebagian menyatakan hukumnya sunnah muakkad, yaitu sangat dianjurkan. Sementara itu, sebagian ulama lain berpendapat fardhu kifayah, bahkan ada yang menyebutnya wajib (fardhu ‘ain).
Meskipun terdapat perbedaan, seluruh ulama sepakat bahwa shalat Id adalah ibadah yang sangat dianjurkan. Oleh sebab itu, umat Islam sebaiknya tidak meninggalkannya.
Niat Shalat Idul Fitri
Niat merupakan bagian penting dalam setiap ibadah. Dalam shalat Idul Fitri, niat dapat diucapkan dalam hati saat takbiratul ihram.
Berikut bacaan niat shalat Idul Fitri:
Niat sebagai makmum
“Ushalli sunnatan li ‘idil fitri rak’ataini ma’muman lillahi ta’ala.”
Artinya: “Saya niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah SWT.”
Niat sebagai imam
“Ushalli sunnatan li ‘idil fitri rak’ataini imaman lillahi ta’ala.”
Artinya: “Saya niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah SWT.”
Tata Cara Shalat Idul Fitri
Shalat Idul Fitri dilaksanakan sebanyak dua rakaat dengan beberapa perbedaan dari shalat biasa.
Rakaat Pertama
Dimulai dengan takbiratul ihram, kemudian dilanjutkan dengan membaca doa iftitah.
Setelah itu, dilakukan takbir tambahan sebanyak tujuh kali. Pada setiap takbir dianjurkan membaca dzikir.
Selanjutnya membaca Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan surah pendek.
Kemudian melakukan rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kembali seperti biasa.
Rakaat Kedua
Setelah berdiri kembali, dilakukan takbir tambahan sebanyak lima kali sebelum membaca Al-Fatihah.
Selanjutnya membaca surah pendek, lalu melanjutkan gerakan shalat seperti biasa hingga salam.
Bacaan yang Dianjurkan
Dalam shalat Idul Fitri, terdapat beberapa bacaan yang dianjurkan.
Setelah membaca Al-Fatihah, Rasulullah SAW sering membaca Surah Al-A’la pada rakaat pertama dan Surah Al-Ghasyiyah pada rakaat kedua.
Namun, jika tidak hafal, boleh membaca surah pendek lainnya.
Khutbah Setelah Shalat Id
Setelah shalat Idul Fitri, biasanya dilanjutkan dengan khutbah.
Khutbah ini berisi nasihat, pengingat, serta ajakan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Berbeda dengan shalat Jumat, khutbah Id dilakukan setelah shalat.
Waktu Pelaksanaan Shalat Idul Fitri
Shalat Idul Fitri dilaksanakan setelah matahari terbit hingga sebelum masuk waktu Dzuhur.
Namun, waktu yang paling utama adalah saat matahari sudah agak tinggi. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk datang lebih awal agar tidak terlambat.
Sunnah Sebelum dan Sesudah Shalat Id
Ada beberapa sunnah yang dianjurkan sebelum dan sesudah shalat Idul Fitri.
Sebelum shalat, dianjurkan mandi, memakai pakaian terbaik, serta makan terlebih dahulu.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak takbir sejak malam Idul Fitri hingga pelaksanaan shalat.
Setelah shalat, dianjurkan untuk saling bersalaman dan mempererat silaturahmi.
Kesimpulan
Memahami panduan lengkap shalat Idul Fitri 2026 sangat penting agar ibadah dapat dilakukan dengan benar. Mulai dari niat, tata cara, hingga bacaan, semuanya memiliki aturan yang perlu diperhatikan.
Dengan melaksanakan shalat Idul Fitri sesuai sunnah, umat Islam dapat menyempurnakan ibadah Ramadhan serta meraih keberkahan di hari kemenangan.
Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.
Newsroom
Muhammad Rizal Rahman


