Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan sosial. Namun, masih banyak umat Muslim yang belum memahami secara jelas perbedaan zakat fitrah dan zakat mal, padahal keduanya memiliki ketentuan yang berbeda, baik dari sisi waktu, bentuk, maupun tujuannya.
Agar tidak keliru dalam menunaikannya, mari pahami penjelasannya berikut ini.
Baca juga : Apakah Zakat Fitrah Wajib Ditunaikan? Ini Penjelasan Lengkapnya
Pengertian Zakat Fitrah
Zakat fitrah adalah zakat yang wajib ditunaikan oleh setiap Muslim pada bulan Ramadan hingga sebelum salat Idulfitri. Zakat ini berfungsi sebagai penyuci jiwa setelah menjalani ibadah puasa.
Rasulullah SAW bersabda:
“Rasulullah mewajibkan zakat fitrah sebagai penyuci bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan perkataan kotor.” HR. Abu Dawud
Zakat fitrah umumnya dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok, seperti beras.
Pengertian Zakat Mal
Sementara itu, zakat mal adalah zakat yang dikenakan atas harta tertentu yang dimiliki seorang Muslim, apabila telah mencapai nisab dan haul.
Allah SWT berfirman:
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka.” QS. At-Taubah: 103
Zakat mal mencakup harta seperti emas, perak, uang, hasil usaha, perdagangan, hingga hasil pertanian.
Tabel Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal
| Aspek | Zakat Fitrah | Zakat Mal |
|---|---|---|
| Waktu | Akhir Ramadan | Kapan saja setelah haul |
| Hukum | Wajib bagi setiap Muslim | Wajib bagi yang hartanya memenuhi syarat |
| Bentuk | Makanan pokok (beras) | Harta (uang, emas, dll) |
| Tujuan | Penyuci jiwa | Penyuci harta |
| Nisab | Tidak ada | Ada |
| Haul | Tidak ada | Wajib haul (1 tahun) |
Siapa yang Wajib Menunaikan?
Zakat fitrah wajib ditunaikan oleh setiap Muslim, termasuk anak-anak, bahkan bayi, selama ia masih hidup saat Ramadan berakhir. Pembayarannya dapat diwakilkan oleh kepala keluarga.
Sebaliknya, zakat mal hanya wajib bagi Muslim yang memiliki harta melebihi nisab dan telah tersimpan selama satu tahun.
Apakah Penerimanya Sama?
Secara umum, penerima zakat fitrah dan zakat mal termasuk dalam 8 golongan asnaf, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an:
“Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, miskin, amil zakat…” QS. At-Taubah: 60
Namun, zakat fitrah lebih diutamakan untuk fakir dan miskin agar mereka dapat merayakan Idulfitri dengan layak.
Pentingnya Memahami Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal
Dengan memahami perbedaan zakat fitrah dan zakat mal, seorang Muslim dapat menunaikan kewajiban zakat dengan benar dan tepat sasaran. Selain itu, pemahaman ini juga mencegah kesalahan niat dan pelaksanaan ibadah.
Baca juga : Hukum Bayar Zakat Fitrah Online: Emang Sah?
Penutup
Zakat fitrah dan zakat mal sama-sama wajib, namun memiliki aturan yang berbeda. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami perbedaannya agar ibadah zakat yang ditunaikan sah dan bernilai pahala di sisi Allah SWT.
Semoga bermanfaat dan menambah pemahaman kita semua
Sahabat, yuk tunaikan zakat fitrahmu bersama Rumah Zakat.


