Palembang, 19 Desember 2025 — Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sumatera Selatan kembali melaksanakan Program Songket Limar dalam kerangka Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Kegiatan ini merupakan implementasi lanjutan yang kesekian kalinya, sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Sumatera Selatan.
Dalam pelaksanaan di Kecamatan Kemuning, Rumah Zakat dipercaya sebagai mitra implementor strategis untuk memastikan program dijalankan secara berbasis data, tepat sasaran, dan akuntabel.
Berdasarkan data sasaran resmi Program GENTING Kecamatan Kemuning pada intervensi tanggal 19 Desember 2025, telah disalurkan 13 paket bantuan kepada kelompok sasaran prioritas dengan komposisi 2 Ibu Hamil (Bumil), 4 Baduta Stunting (Bufas), dan 7 Baduta (Batuta), yang seluruhnya berasal dari keluarga dengan risiko gizi dan kerentanan sosial ekonomi.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Camat Kemuning, Kota Palembang, dan dihadiri oleh Camat Kemuning Dr. Amiruddin Sandy, S.STP., M.Si, Kepala Bidang KSPK DPPKB Kota Palembang Candra Kurniadi, serta Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sumatera Selatan dr. Fahrina, beserta jajaran. Dari Rumah Zakat, kegiatan diwakili oleh Ihsan Ridwan selaku PIC Program GENTING, yang bertanggung jawab atas koordinasi teknis dan implementasi lapangan.
Melalui implementasi berkelanjutan Program Songket Limar GENTING ini, Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sumatera Selatan bersama pemerintah daerah dan mitra pelaksana menegaskan komitmen kolektif untuk membangun ekosistem pencegahan stunting yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan keluarga dan sumber daya manusia di Kota Palembang.



