Informasi Hasil Penelitian
| Judul | : | Pengembangan Penghidupan Berkelanjutan Masyarakat Pesisir Berbasis Konservasi Hutan Mangrove: Studi di Desa Kembang, Kabupaten Pacitan |
| Penulis | : | Abdussalam, Aditya Rahmat Gunawan, Irvan Nugraha |
| Tanggal Terbit | : | 2025 |
Deskripsi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian ekosistem pesisir, khususnya hutan mangrove, yang memiliki fungsi ekologis, ekonomi, dan sosial-budaya strategis bagi masyarakat pesisir. Namun, degradasi kawasan mangrove masih terjadi akibat eksploitasi dan minimnya keterlibatan masyarakat dalam pengelolaannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan konservasi hutan mangrove berbasis masyarakat melalui pendekatan Community-Based Conservation (CBC), serta mengevaluasi kontribusinya terhadap penghidupan berkelanjutan masyarakat di Dusun Kiteran, Desa Kembang, Kabupaten Pacitan. Penelitian menggunakan metode campuran dengan pendekatan studi kasus, teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada 33 responden. Analisis data dilakukan melalui pendekatan tematik untuk dimensi CBC dan skoring Likert untuk lima modal penghidupan masyarakat sesuai kerangka Sustainable Livelihoods Assessment (SLA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konservasi hutan mangrove seluas 4,5 hektare berhasil memperbaiki kondisi ekosistem pesisir, meningkatkan keanekaragaman hayati, serta mendorong partisipasi dan solidaritas sosial masyarakat. Kegiatan konservasi juga berdampak pada peningkatan pendapatan melalui diversifikasi usaha seperti pembibitan mangrove dan budidaya udang. Analisis penghidupan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh modal, dengan skor tertinggi pada modal sosial dari 3.18 menjadi 4.29, diikuti oleh modal fisik, manusia, keuangan, dan sumber daya alam. Temuan ini membuktikan bahwa konservasi mangrove berbasis masyarakat tidak hanya berhasil dalam pelestarian lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.


