Qadha Puasa: Pengertian, Hukum, dan Tata Caranya

oleh | Jan 20, 2026 | Inspirasi

Puasa qadha adalah kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap Muslim yang meninggalkan puasa Ramadan karena uzur yang dibenarkan syariat. Dalam Islam, ibadah puasa memiliki kedudukan penting sehingga tidak boleh ditinggalkan tanpa pengganti. Oleh karena itu, memahami makna, hukum, dan tata cara qadha puasa menjadi bagian dari tanggung jawab seorang Muslim dalam menyempurnakan ibadahnya.

Baca juga : Qadha Ramadhan dan Puasa Syawal, Mana yang Didahulukan?

Pengertian Qadha Puasa dalam Islam

Secara sederhana, qadha puasa berarti mengganti puasa Ramadan yang ditinggalkan dengan berpuasa di hari lain di luar bulan Ramadan. Kewajiban ini berlaku bagi mereka yang tidak berpuasa karena alasan tertentu, seperti sakit, bepergian jauh, haid, nifas, atau kondisi lain yang dibenarkan oleh syariat Islam. Dengan adanya qadha, Islam menunjukkan kemudahan tanpa menghilangkan kewajiban utama seorang hamba kepada Allah SWT.

Hukum Qadha Puasa Berdasarkan Dalil

Kewajiban mengganti puasa yang ditinggalkan dijelaskan secara tegas dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 184 bahwa siapa pun yang tidak berpuasa karena sakit atau dalam perjalanan, maka wajib menggantinya di hari lain. Ayat ini menjadi dasar utama bahwa puasa yang ditinggalkan tidak gugur, melainkan harus ditunaikan setelah uzur tersebut hilang.

Penjelasan mengenai hukum ini juga dapat ditemukan dalam berbagai kajian fikih yang bersumber dari ulama terpercaya. Informasi resmi terkait ibadah puasa juga dapat dirujuk melalui situs Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai rujukan keislaman yang kredibel.

Siapa Saja yang Wajib Mengganti Puasa?

Qadha puasa diwajibkan bagi Muslim yang meninggalkan puasa Ramadan karena alasan syar’i dan masih memiliki kemampuan untuk menggantinya. Mereka yang sakit sementara, musafir, atau perempuan yang mengalami haid dan nifas termasuk dalam golongan ini. Setelah kondisi tersebut berakhir, kewajiban mengganti puasa harus segera ditunaikan sebelum datang Ramadan berikutnya, selama masih memungkinkan.

Tata Cara Melaksanakan Qadha Puasa

Pelaksanaan qadha puasa pada dasarnya sama seperti puasa wajib lainnya. Niat dilakukan pada malam hari sebelum fajar dengan tujuan mengganti puasa Ramadan yang ditinggalkan. Setelah itu, puasa dijalankan dari terbit fajar hingga terbenam matahari dengan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa. Tidak ada perbedaan khusus dalam pelaksanaannya, kecuali pada niat yang menegaskan bahwa puasa tersebut adalah pengganti.

Waktu Pelaksanaan Qadha Puasa

Islam memberikan kelonggaran dalam menentukan waktu pelaksanaan qadha. Puasa pengganti dapat dilakukan kapan saja di luar bulan Ramadan dan hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa. Meski demikian, para ulama menganjurkan agar kewajiban ini tidak ditunda tanpa alasan yang jelas, sebagai bentuk kesungguhan dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Qadha Puasa dan Kepedulian Sosial

Menjalankan qadha puasa bukan hanya tentang mengganti kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial. Kesadaran akan nikmat kesehatan dan kesempatan beribadah seharusnya mendorong seorang Muslim untuk berbagi dengan sesama, terutama mereka yang membutuhkan.

Sebagai bentuk kepedulian tersebut, umat Islam dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga terpercaya seperti Rumah Zakat, yang berkomitmen menyalurkan amanah kepada mustahik secara tepat dan transparan.

Baca juga : Hukum Puasa Qadha dan Syawal Bersamaan

Penutup

Qadha puasa adalah wujud tanggung jawab seorang Muslim dalam menyempurnakan ibadah Ramadan yang sempat tertinggal. Dengan memahami pengertian, hukum, dan tata caranya, diharapkan umat Islam dapat menunaikan kewajiban ini dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Semoga setiap ibadah yang dilakukan menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT serta membawa keberkahan dalam kehidupan.

Lengkapi Ibadah dengan Kebaikan

Selain menunaikan qadha puasa, memperbanyak zakat, infak, dan sedekah juga menjadi bentuk penyempurna ibadah dan kepedulian terhadap sesama.

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui Rumah Zakat

Kalkulator Zakat

Hitung zakat Anda secara akurat dengan kalkulator zakat kami

Donatur Care

Silakan cek riwayat donasi Anda disini

Link Terkait