Kabupaten Bandung Barat, 25 Januari 2025 – Respon bencana longsor Pasirlangu kembali dilanjutkan oleh Relawan Rumah Zakat Bandung sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak. Pada hari kedua pascabencana, para relawan kembali turun langsung ke Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban.
Bencana longsor ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari. Akibatnya, tanah dan bebatuan menimbun sejumlah rumah warga serta akses jalan. Oleh karena itu, aktivitas masyarakat terhenti dan kondisi di lapangan masih tergolong berbahaya karena tanah yang belum stabil.
Sebanyak delapan relawan Rumah Zakat Bandung bergabung bersama tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta unsur relawan lainnya. Selain itu, para relawan turut membantu proses penyisiran di area terdampak dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Pada hari kedua operasi pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan lima korban meninggal dunia. Selanjutnya, seluruh korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses penanganan lebih lanjut. Namun demikian, proses evakuasi dilakukan secara bertahap karena kondisi medan yang cukup sulit.
Komitmen Pendampingan Pascabencana
Selain membantu pencarian korban, relawan juga mendukung koordinasi lapangan dan membantu kebutuhan logistik bagi petugas. Dengan adanya kolaborasi ini, proses tanggap darurat dapat berjalan lebih tertib dan terarah.
Melalui respon bencana longsor Pasirlangu ini, Rumah Zakat menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap tahapan penanganan bencana. Tidak hanya saat tanggap darurat, pendampingan juga akan dilakukan hingga fase pemulihan pascabencana. Oleh sebab itu, Rumah Zakat mengajak masyarakat untuk terus mendoakan para korban serta mendukung upaya kemanusiaan yang masih berlangsung.
Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.
Newsroom
Muhammad Rizal Rahman


