Road to Ramadhan “Bikin Bahagia” di Mbloc Space Angkat Isu Peduli Palestina dan Sumatera

oleh | Feb 19, 2026 | Berita

Jakarta, 13 Februari 2026 – Semangat menyambut bulan suci Ramadhan terasa kuat dalam gelaran Road to Ramadhan: Bikin Bahagia yang diselenggarakan Rumah Zakat di Mbloc Space, Jakarta. Kegiatan ini menjadi momentum peluncuran program Ramadhan sekaligus pelepasan bhakti relawan yang akan menjalankan misi kemanusiaan di berbagai wilayah, termasuk aksi peduli Palestina dan sejumlah daerah di Sumatera.

Acara yang didominasi kalangan Gen Z ini berlangsung penuh antusiasme. Peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari launching program, talkshow kemanusiaan, instalasi harapan, tausyiah, hingga penampilan spesial dari grup musik Base Jam.

Program Ramadhan “Bikin Bahagia” resmi diluncurkan sebagai gerakan kolaboratif berbagi zakat, infak, dan sedekah. Tahun ini, fokus aksi tidak hanya pada pemberdayaan masyarakat prasejahtera di dalam negeri. Selain itu, kepedulian juga diarahkan pada krisis kemanusiaan di Palestina serta bantuan bagi masyarakat terdampak di wilayah Sumatera.

Pelepasan bhakti relawan menjadi simbol komitmen untuk menghadirkan kebahagiaan dan harapan. Relawan akan diterjunkan ke berbagai titik untuk menyalurkan amanah donatur selama bulan Ramadhan.

Talkshow menghadirkan CEO Rumah Zakat bersama Wanda Hamidah serta influencer kemanusiaan Rumah Zakat. Diskusi menyoroti pentingnya empati global dan kepedulian lokal. Generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam menggerakkan solidaritas, baik untuk Palestina maupun masyarakat di Sumatera.

Dalam pernyataannya, CEO Rumah Zakat menyampaikan bahwa Ramadhan adalah momentum untuk memperluas makna kepedulian. Kepedulian tidak mengenal batas wilayah. Rumah Zakat hadir untuk Palestina sekaligus untuk masyarakat Sumatera dan seluruh Indonesia. Generasi muda, menurutnya, memiliki kekuatan besar untuk menjadi jembatan kebaikan.

Wanda Hamidah menambahkan bahwa kepedulian sosial perlu diwujudkan dalam aksi nyata, bukan hanya sebatas empati di media sosial.

Ramadhan Hope: Doa dan Harapan untuk Kemanusiaan

Instalasi “Ramadhan Hope” menjadi salah satu titik paling menyentuh dalam acara ini. Pengunjung menuliskan doa dan harapan mereka di papan khusus yang disediakan. Banyak doa yang dipanjatkan untuk perdamaian Palestina, keselamatan masyarakat di Sumatera, serta komitmen pribadi untuk lebih aktif berbagi selama Ramadhan.

Alya (22), salah satu pengunjung, mengaku terharu dengan konsep acara tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya seru, tetapi juga mengingatkan tentang tanggung jawab sosial terhadap Palestina dan saudara-saudara di Sumatera.

Hal senada disampaikan Rizky (24). Ia menilai acara ini membuka kesadaran bahwa Ramadhan bukan hanya tentang diri sendiri, melainkan tentang solidaritas. Ia juga menyebut bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil yang berdampak besar.

Tausyiah dan Penampilan Musik

Tausyiah yang disampaikan dalam acara tersebut mengajak peserta untuk mempersiapkan hati menjelang Ramadhan. Pesan yang ditekankan adalah pentingnya memperkuat solidaritas sosial dan memperluas manfaat ibadah.

Suasana semakin hangat saat Base Jam tampil membawakan lagu-lagu yang membangkitkan semangat kebersamaan. Penampilan tersebut menjadi penutup yang mempererat suasana haru sekaligus optimisme.

Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.

Newsroom

Muhammad Rizal Rahman